Breaking News:

Kronologi Bakar Petasan dari Kertas Alquran saat Hajatan di Ciledug, Tuan Rumah: Saya Menyesal

Geboy sampai menyesal lantaran merasa bersalah karena meledakkan petasan yang ternyata terbuat dari kitab suci umat muslim.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Serpihan kertas sisa petasan dari kertas Alquran di Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (12/9/2021). 

Geboy sendiri kaget saat melihat serpihan kertas Alquran dari hasil ledakan petasan acara hajatannya.

"Enggak, saya kan sudah tiga kali beli, di mana bae, beli pasang, baru ini, ternyata dari kertas Alquran," kata Geboy.

"Saya belinya sebelum Jumatan, dipasangnya Sabtu," tambahnya. 

Baca juga: Dijerat Penistaan Agama, Wanita Marah yang Lempar Alquran: Saya Emosi Dituduh Tukang Lapor Perjudian

Geboy sampai menyesal lantaran merasa bersalah karena meledakkan petasan yang ternyata terbuat dari kitab suci umat muslim.

"Kaget saya, sebagai orang Islam kaget saya. Kalau saya tahu saya enggak beli," ujar Geboy.

"Harganya 120 ribu biasa itu," pungkasnya.

Orang pertama yang menyadari petasan dari kertas Alquran itu adalah Leorinsius (20) dan Asmuni (25), teman mempelai.

Saat akad nikah selesai, penyambutan besan dimulai, Leorinsius dan Asmuni berjalan ke samping tenda, tempat petasan dinyalakan.

"Kan lagi akad, petasan nyala lalu besan dateng saya minggir ke sini buat ngopi. Meledakknya jam 16.00 sore," ujar Leorinsius di lokasi.

Serpihan petasan berserakan di area kebun itu. Namun, keduanya menyadari ada yang aneh. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved