Cerita Kriminal

Modus Lunasi Utang Rp 900 Juta, Pelaku Bawa 5 Orang Coba Habisi Temannya di Bekasi

Perkara utang piutang, enam orang diduga melakukan percobaan pembunuhan terhadap warga di Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Tangkapan layar video CCTV enam orang pelaku saat melancarkan aksinya. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Perkara utang piutang, enam orang diduga melakukan percobaan pembunuhan terhadap warga di Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (10/9/2021).

Video enam orang pelaku berhasil diamankan warga viral di media sosial, mereka ditangkap usai pemilik rumah berteriak dan mengundang keramaian.

Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat mengatakan, keenam pelaku yakni, AJ, BP, S, E, OS dan MA.

"Pelaku berjumlah enam orang, mereka datang ke lokasi menggunakan kendaraan roda empat Honda Jazz," kata Agus saat dikonfirmasi, Minggu (12/9/2021).

Peristiwa terjadi sekira pukul 23.00 WIB, pelaku berinisial AJ diketahui memiliki hubungan pertemanan dengan korban bernama Tommy.

"Sudah saling kenal, datang ke rumah berpura-pura mau melunasi utang sekitar Rp900 juta, saat hendak membayar pelaku meminta ada saksi saat penyerahan uang," ucapnya.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap, Keluarga: Rasanya Gereget

Korban lalu memanggil adik dan istri sebagai saksi, sedangkan pelaku meminta lima orang temannya sebagai saksi pembayar utang tersebut.

Bukannya membayar utang, pelaku tiba-tiba langsung menyerang dengan cara menyemprotkan cairan cabai ke mata korban.

Tangkapan layar video CCTV enam orang pelaku saat melancarkan aksinya.
Tangkapan layar video CCTV enam orang pelaku saat melancarkan aksinya. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Keributan terjadi, korban bernama Tommy dan istrinya dibekap. Sedangkan sang adik berusaha melarikan diri ke dalam kamar.

"Korban (Tommy) mengalami luka akibat tusukan senjata tajam, setelah melukai korban para pelaku ini langsung pergi meninggalkan rumah," ucapnya.

Ayah korban yang mengetahui keributan di rumahnya langsung keluar rumah dan berusaha mengunci pintu pagar.

"Jadi saat para pelaku ini keluar bapak korban berteriak maling sambil menguci pintu rumah dari dalam," kata Agus.

Baca juga: Yosef Gelagapan saat Polisi Cecar Pertanyaan Ini, Ngaku Bareng Sosok Ini saat Kejadian Pembunuhan

Teriakan itu akhirnya mengundang warga setempat untuk keluar, petugas keamanan langsung bertindak cepat dengan menutup akses keluar perumahan.

"Berhasil diamankan dan langsung anggota Polsek Medan Satria menuju lokasi, keenamnya saat ini berada di Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.

Dodi Sutriadi ayah korban saat dijumpai di kediamannya, di Jalan Mawar, Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Dodi Sutriadi ayah korban saat dijumpai di kediamannya, di Jalan Mawar, Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Sementara itu, Dodi Sutriadi (57) ayah korban mengatakan, keenam pelaku datang dengan persenjataan lengkap diduga melakukan percobaan pembunuhan.

"Ada dua Airsoft Gun, ada tambang, golok, alat setrum jadi barang-barang ini sudah disiapkan mereka diduga ingin melakukan percobaan pembunuhan," kata Dodi saat dijumpai di kediamannya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved