Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Supaya Mudah dan Lancar, Wagub DKI Sarankan Warga Daftar Lewat Aplikasi JAKI sebelum Vaksin Dosis 2

Demi kemudahan dan kelancaran, Pemprov DKI Jakarta menyarankan warga daftar vaksinasi dosis dua via online dan lewat aplikasi Jakarta Kini (Jaki).

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (9/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Demi kemudahan dan kelancaran, Pemprov DKI Jakarta menyarankan warga daftar vaksinasi dosis dua via online dan lewat aplikasi Jakarta Kini (Jaki) lebih dulu.

Pemprov DKI Jakarta terus berupaya membangun herd immunity atau kekebalan komunal dengan menggaungkan kegiatan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah Ibu Kota.

Peninjauan di sejumlah sentra vaksinasi kerap dilakukan guna memastikan kelancaran.

Oleh sebab itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyarankan warga untuk mendaftar via Jaki untuk kemudahan akses vaksinasi, terutama untuk peserta vaksin dosis kedua.

"Pada kesempatan ini, saya menyarankan warga yang hendak mengikuti vaksinasi (dapat) mendaftarkan diri terlebih dulu melalui aplikasi JAKI atau melalui formulir pendaftaran online yang disediakan oleh penyelenggara vaksinasi, agar dapat dipastikan mendapatkan jatah vaksin dosis kedua dengan mudah dan lancar," kata Ariza dalam rilis resmi yang dikutip TribunJakarta.com, Minggu (12/9/2021).

Menurutnya, vaksin dosis kedua sangat penting untuk herd immunity. Sehingga Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen menyediakan sentra vaksinasi yang turut melaksanakan vaksin dosis kedua.

Baca juga: Ada Remaja hingga Usia 18 Tahun ke Atas, Calon Penumpang Antusias Vaksinasi Covid-19 di Stasiun MRT

Hal ini menuyusul, sejumlah kolaborator atau mitra swasta yang sebelumnya ikut menyelenggarakan sentra vaksin dosis pertama, tidak lagi membuka sentra vaksin dosis kedua.

"Ini kemudian membuat warga yang sebelumnya mengikuti vaksin di sentra vaksinasi tersebut untuk dosis pertama, menyerbu sentra vaksinasi lain tanpa melakukan pendaftaran lebih dahulu. Inilah pentingnya mendaftar dengan tertib, bukan hanya saat hendak vaksin dosis pertama, tetapi juga dosis kedua," kata Ariza.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved