Breaking News:

Info Kesehatan

Cara Atasi Dampak Fisik dan Mental Akibat Long Covid-19, Ini Penjelasan Dokter

Berikut beberapa trik jitu untuk mengatasi dampak fisik dan mental akibat long covid-19.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Designed by Freepik
Cara Atasi Dampak Fisik dan Mental Akibat Long Covid-19, Ini Penjelasan Dokter 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Berikut beberapa trik jitu untuk mengatasi dampak fisik dan mental akibat long covid-19.

Untuk diketahui,  long covid-19 merupakan kondisi saat gejala Covid-19 masih dirasakan secara berkelanjutan meskipun seseorang sudah dinyatakan sembuh.

Sebanyak 5-20% pasien Covid-19 mengalami long covid-19 lebih dari 4 minggu, diperkirakan 1 tiap 10 pasien Covid-19 dapat mengalaminya hingga lebih dari 12 minggu.

Meski penderita tidak menularkan virus pada tahap ini, beberapa pasien mengalami komplikasi medis yang mungkin mengakibatkan efek kesehatan yang berkepanjangan.

Ilustrasi
Ilustrasi (Designed by Freepik)

“Long covid-19 adalah apabila setelah empat pekan sejak mulai merasakan gejala Covid-19 sampai dinyatakan negatif, masih timbul gejala sisa. Gejala ini dapat berupa sesak napas, nyeri sendi, nyeri otot, batuk, diare, kehilangan penciuman, dan pengecapan," ujar dr Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD pada Senin (13/9).

dr Jeffri menilai, meski gejala long covid-19 ini bisa diatasi secara medis, pasien Covid-19 perlu tetap selalu waspada.

Baca juga: Waspadai Gejala Long Covid, Bisakah Penyintas Sembuh Total? Ini Penjelasan Dokter

Apabila mengalami Long Covid-19, pasien harus lebih hati-hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari, namun bukan berarti berhenti sepenuhnya.

"Pasien harus mengatur kegiatan mereka agar tidak terlalu kelelahan, melakukan kegiatan sesuai dengan kemampuan, dan lakukan kegiatan fisik dengan teratur agar otot-otot tetap bekerja. Apabila gejala semakin memburuk, segera hubungi dokter," ujar dr Jeffri.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Long Covid-19 ini juga dapat mempengaruhi keadaan psikologis penderitanya, terutama karena mereka merasa frustasi tidak dapat kembali ke keadaan sehat seperti semula dalam waktu yang singkat.

Beberapa penderita mungkin saja mengalami kesulitan dalam melakukan hal-hal yang dulu sangat mudah mereka lakukan, seperti naik tangga, berjalan jauh, atau berolahraga.

Sebuah studi yang dipublikasikan di The Lancet pada April 2021 menemukan bahwa sepertiga pasien telah didiagnosis dengan gejala neurologis atau psikologis, termasuk kecemasan, depresi, gangguan stres pascatrauma (PTSD), dan psikosis, dalam 6 bulan setelah mereka tertular Covid-19.

Baca juga: Belum Sempat Vaksin? Yuk Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kampus UI Salemba, Begini Caranya

 “Kesehatan mental perlu diperhatikan apabila seseorang mengalami long covid-19, apalagi karena mereka akan merasakan frustasi karena gejala penyakit masih dirasakan walaupun mereka sudah dinyatakan sembuh," ujar  Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis, CEO & Founder Personal Growth dan Sahabat Sentra Vaksinasi Serviam.

Ratih memaparkan, dalam perjalanan untuk sembuh dari Long Covid-19, para pasien harus mengerti bahwa ini merupakan sebuah proses. Akan ada hari-hari dimana gejala terasa lebih berat dibandingkan hari lainnya.

"Dalam kondisi seperti ini, support system dari keluarga dan teman dapat membantu. Selain itu, dengan menciptakan rutinitas yang baik dan tetap aktif, dapat memicu endorfin dan juga meningkatkan mood," tegas Ratih.

Bagi para penderita long covid-19, konsultasi dengan ahli akan dapat membantu pemulihan fisik dan mental.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved