Breaking News:

Demokrat Versi KLB Ajukan Gugatan ke PTUN, Kubu AHY: Preseden Buruk Kalau Dimenangkan

Politisi Demokrat Mujiyono buka suara soal gugatan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TribunJateng/istimewa
Ilustrasi Politisi Demokrat Mujiyono buka suara soal gugatan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Politisi Demokrat Mujiyono buka suara soal gugatan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Ia pun optimis gugatan yang meminta kepengurusan Moeldoko disahkan bakal ditolak pengadilan.

"Biar proses hukum yang menjawab, kami optimis menang, bismillah," ucapnya, Senin (13/9/2021).

Rasa optimisme Ketua Komisi A DPRD DKI ini bukan tanpa alasan, sebab, Kementerian Hukum dan HAM sudah menolak hasil KLB yang menunjuk Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat tersebut.

Bahkan, Mujiyono juga mengklaim, kepengurusan Demokrat di bawah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah diakui oleh Presiden Joko Widodo dan seluruh kepala daerah.

"Jadi kan sudah jelas gambarannya bahwa kami selain memang benar, pemerintah juga menyepakati kami sebagai partai demokrat yang asli, yang benar," ujarnya di gedung DPRD DKI.

Untuk itu, politisi senior Kebon Sirih ini menyebut, bila gugatan kubu Moeldoko dikabulkan maka bakal menjadi peristiwa buruk dalam dunia perpolitikan nasional.

"Ini akan menjadi preseden buruk buat partai-partai lain kau sampai kami dizalimi," tuturnya.

Dilansir dari Kompas.com, Kuasa Hukum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang Rusdiansyah secara resmi mendaftarkan gugatan tata usaha negara ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, pada Jumat (25/6/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved