Breaking News:

Kementerian Pertanian Genjot Ekspor, 28 Ton Obat Hewan dari Tangsel Dikirim ke Korsel

Ditjen PKH melepas ekspor 28 ton obat hewan hasil produksi PT Nutricell Pacific ke Korea Selatan (Korsel)

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Pelepasan ekspor 28 ton obat hewan hasil produksi PT Nutricell Pacific ke Korea Selatan (Korsel) dari kawasan Pergudangan Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (12/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Nasrullah, melepas ekspor 28 ton obat hewan hasil produksi PT Nutricell Pacific ke Korea Selatan (Korsel) dari kawasan Pergudangan Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (12/9/2021).

Obat hewan itu dibawa menggunakan dua kontainer besar ke Pelabuhan Tanjung Periuk. Sesuai jadwal, dua hari kemudian baru akan berlayar ke Busan, Korsel

Usai pelapasan, Nasrullah mengatakan, pihakya memang tengah menggenjot ekspor, mengakomodir produsen dalam negeri menyasar pasar internasional. 

"Kita juga memberikan sejumlah rel

Baca juga: Ekspor Hancur Terdampak Pandemi, Industri Tekstil Minta Perlindungan Dari Serbuan Produk Impor

aksasi kepada pelaku ekspor produk peternakan, ada tax allowance dan ini mendapat tempat layak di Kementerian Pertanian," kata Nasrullah.

Nasrullah menjelaskan, proses untuk mendapatkan rekomendasi ekspor dari Kementerian Pertanian kini melalui jalur online yang mudah diakses.

"Tiga jam pelayanan selesai. Memang masih ada permintaan tanda tangan basah. Kalau tidak, itu cepat sekali dan ini semua bisa ditingkatkan agar pelaku ekspor terus diberikan kemudahan," kata Nasrullah.

Baca juga: KPK Selidiki Dugaan Edhy Prabowo Membeli Wine dari Hasil Suap Ekspor Benih Lobster

Smentara, CEO Nutricell, Suaedi Sunanto, menjelaskan bahwa obat hewan yang diproduksinya memang sudah berstandard dunia.

Selain ke Korea Selatan, Nutricell juga pernah mengekspor produknya ke Eropa.

"Kualitas produk, ketelusuran (traceability),standar keamanan pangan serta standar keberlangsungan (sustainability). Dengan diterimanya produk Nutricell, termasuk di negara Eropa, menunjukkan bahwa kualitas produk Nutricell setara dengan produk-produk global lainnya."

Baca juga: Presiden Jokowi dan Menhub Resmikan Pelabuhan Patimban: Ekspor Perdana 140 unit kendaraan

Karena produk yang dijual untukpasar dalam negeri, maupun pasar ekspor berasal dari gugus kendali mutu yang sama," papar Suaedi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved