Mulianya Kades Rasa Sultan, Berikan Satu Usahanya Beromzet 70 Juta untuk Kas Masjid
Di balik kesuksesannya menjadi pengusaja ikan di Waduk Jatiluhur, Mahdum, kepala desa rasa sultan asal Ciririp ternyata juga memiliki hati mulia.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Di balik kesuksesannya menjadi pengusaja ikan di Waduk Jatiluhur, Mahdum, kepala desa rasa sultan asal Ciririp, Purwakarta, Jawa Barat ternyata juga memiliki hati mulia.
Dia menyumbangkan satu keramba miliknya untuk dikelola masjid dimana hasil keuntungannya masuk ke dalam kas masjid.
Adapun keramba yang diberikan itu dalam sekali panennya bisa menghasilnya omzet mencapai Rp 70 juta.
Hal itu diketahui saat Anggota DPR Dedi Mulyadi melihat usaha sang kades Ciririp di Waduk Jatiluhur.
Saat berkeliling menggunakan perahu, Kang Dedi kaget bahwa ternyata ada keramba yang milik masjid.
Baca juga: Pak Kades Punya Rumah Bak Istana Kang Dedi: Mau Sukses Kerja Keras Bukan Tidur dan Melamun
"Saya baru tahu masjid ada usahanya,' kata Kang Dedi Mulyadi alias KDM dilansir dari Youtube miliknya, Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (13/9/2021).
KDM lebih kaget lagi saat mengetahui bahwa keramba itu merupakan gagasan dari Kades Ciririp.
"Kolam (keramba) ini milik masjid.

Dikelola tanam warga hasilnya untuk masjid," jelas Kang Dedi.
"Yang ngurusnya dikasih upah sama DKM masjid," jawab Kades Ciririp, Mahdum.
Sikap mulia Mahdum membuat Kang Dedi semakin salut dengan sosok kades serasa sultan ini.
"Yang keren dia punya masjid, masjidnya punya kas dalam bentuk keramba.
Omzetnya bisa Rp 25 sampai Rp 70 juta sekali panen," ujar Kang Dedi.
Namun yang harus digarisbawahi Kang Dedi, semua ini didapat Mahdum bukan dalam waktu instan.
Baca juga: Aksi Dedi Mulyadi Review Sultan Ciririp, Kades Berpenghasilan Rp30 Juta Sehari yang Punya 2 Istri
Butuh kerja keras hingga akhirnya kades rasa sultan ini bisa mendapatkan omzet sampai puluhan juta setiap harinya.
"Kaya tidak mudah, semua harus diproses.
Bapak sultan kades butuh waktu 8 tahun untuk kaya," tuturnya.
Penasaran Penghasilan Kades

Sebelumnya, Kang Dedi yang melongo melihat rumah mewah Kades Ciririp sempat penasaran berapa penghasilan yang didapat sang kades setiap harinya dari bisnis penjualan ikan.
KDM semakin kaget, saat mengetahui penghasilan sang kades mencapai Rp 30 juta sehari.
Hal itu setelah dia menghitung sendiri kalkulasi uang yang didapat sang kades dari mengirim ikan tiap harinya.
Mahdum setiap harinya mengirimkan 15 ton ikan untuk dijual ke wilayah Muara Angke dan Muara Baru, Jakarta Utara, dan pasar di Merak, Banten.
"Berangkat jam 4 sore, masarinnya jam 12 malam sampai pagi. Sehari 15 ton," kata Mahdum kepada Kang Dedi.
Mahdum menuturkan, dirinya mengambil untung Rp 2 ribu dari setiap ikan mas yang dikirimnya ke Jakarta dan Merak.
Selain ikan mas, dia juga menyuplai ikan nila.
Baca juga: Kang Dedi Mulyadi Melongo Lihat Istana Sultan Kades Ciririp di Kaki Gunung, Ini Sumber Uangnya
"Di sini ikan mas Rp 21 ribu perkilo, dijual Rp 23 ribu," kata Mahdum.
Ia menaksir jika Rp 2 ribu dikali 15 ton, sehari bisa mendapatkan Rp 30 juta, dipotong biaya produksi Rp 5 juta, sehingga bersih mendapat Rp 25 juta sehari.
"Sultan dari Ciririp," ujar Kang Dedi.
Kang Dedi mengapresiasi usaha Mahdum dan sejumlah warga lokal yang sukses berkat budi daya keramba di Bendungan Jatiluhur.

Menurutnya, sudah seharusnya warga lokal yang mengelola untuk kesejahteraan mereka.
Jangan sampai justru warga lokal hanya dimanfaatkan oleh para pengusaha besar dari wilayah lain.
Mahdum mengakui saat ini harga ikan sudah berada di harga yang bagus untuk para pedagang sepertinya.
Hal itu berbeda dengan beberapa waktu sebelumnya yang harganya terlalu jatuh.
Kang Dedi yang bertugas di Komisi IV DPR RI yang salah satunya membidangi masalah perikanan berjanji akan berkoordinasi agar harga jual tetap stabil.
"Daerah pegunungan, daerah hutan melahirkan banyak orang kaya bukan dari gunung dan hutan tapi dari airnya," ucap Kang Dedi.
Baca juga: Kades Penghasilan Rp 30 Juta Sehari, Anak Buahnya Saja Pakai Motor Sport, Kang Dedi Tanya Usahanya
Melihat usaha Mahdum, Kang Dedi memastikan bahwa asal kekayaan Mahdum itu bukan karena hasil dari korupsi jabatannya.
"Dia punya usaha, jadi bukan dari korupsi, tapi dari usaha ikan," ujar Kang Dedi