Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Gelar Pembelajaran Tatap Muka Setiap Hari, Ini Alasannya

Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan rencana kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) digelar setiap hari.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Septiana
Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Wagub DKI Ahmad Riza Patria saat ditemui di gedung DPRD DKI - Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan rencana kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) digelar setiap hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan rencana kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) digelar setiap hari.

Hal itu lantaran pembelajaran online yang tak semaksimal pembelajaran tatap muka (PTM).

Hal ini diungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021).

"Iya kan pendidikan anak-anak itu kan perlu dikejar selama masa pandemi."

"Teman-teman tahu semua, anak-anak hampir 1,5 tahun lebih sekolah di rumah secara online kan lebih berat ya pemahaman, pengertian dan ilmunya tidak sebaik sebanyak di sekolah tidak seberkualitas tatap langsung."

Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)

 
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)   (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

"Ya dengan para pendidik atau guru perlu ada percepatan untuk mengejar ketinggalan," jelasnya di lokasi.

Kendati begitu, pihaknya masih melihat perkembangan dari evaluasi ratusan sekolah yang sudah menggelar PTM.

Dilakukan secara bertahap, jumlah sekolah yang menggelar PTM akan terus bertambah.

Baca juga: Tinjau PTM Terbatas, Wapres Maruf Amin Disambut Antusias Siswa-Siswi Penabur International School

Sehingga direncanakan akhir tahun ini seluruh sekolah bisa menggelar PTM.

"Sementara masih 50%, nanti kita akan lihat. Semuanya situasinya sangat dinamis bergerak ya, kalau ada yang membandel melanggar ya ditutup sementara. Tapi kalau semua semakin baik dan disiplin tentu semakin baik dan semakin dilonggarkan seiring dengan peningkatan vaksin dan disiplin masyarakat dan penurunan dari pada covid itu sendiri," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved