Breaking News:

Rela Melepas Beasiswa Kepolisian, Begini Cerita Penjual Sayur Mampu Raih Omset hingga Rp18 Juta

Berawal dari tekad untuk melanjutkan usaha orang tuanya yang terhantam pandemi, kini Neneng dapat memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Editor: Kurniawati Hasjanah
dok. Grab Indonesia
Neneng Nurmayanti (23) pemilik Toko Sayur Mayur Ibu War yang berhasil menuai manisnya digitalisasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Siapa yang sangka berjualan sayur online dapat menghasilkan omset Rp 18 juta dalam satu hari?

Hal ini telah dibuktikan oleh Neneng Nurmayanti (23) pemilik Toko Sayur Mayur Ibu War yang berhasil menuai manisnya digitalisasi.

Berawal dari tekad untuk melanjutkan usaha orang tuanya yang terhantam pandemi, kini Neneng dapat memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Mencakup konsumen yang lebih luas dan memiliki omset hingga Rp 18 juta dalam sehari sejak bergabung di GrabMart.

Toko Sayur Mayur Ibu War dirintis oleh orang tua Neneng 30 tahun yang lalu.

Namun, sejak pandemi Covid-19 melanda di awal tahun 2020, Toko Sayur Mayur Ibu War harus menutup gerainya di bilangan Tebet sesuai dengan regulasi Pemerintah.

Ilustrasi belanja
Ilustrasi belanja (freepik.com)

Hal ini tentunya menjadi hantaman yang besar bagi keluarga Neneng dan kondisi finansial orang tuanya. 

Meski demikian, Neneng melihat adanya peluang di platform online.

Neneng lantas memilih untuk melepas beasiswa kepolisiannya untuk mengambil alih usaha orang tuanya.

Baca juga: Sederet Diskon Perawatan Kecantikan Hingga 60 Persen Mulai Hari Ini, Buruan Serbu!

Untuk menyelamatkan usaha milik orang tuanya, Neneng mencoba peruntungannya di dunia digital dengan mendaftarkan Toko Sayur Mayur Ibu War.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved