Breaking News:

Tak Lagi Jualan Daging Anjing, Pedagang di Pasar Koja Baru Keluhkan Pendapatan Menurun

Pedagang daging babi di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Andi (33) berjualan daging anjing sebagai sampingan.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Pedagang daging babi di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Andi (33). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Pedagang daging babi di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Andi (33) berjualan daging anjing sebagai sampingan.

Andi mengaku hanya menyediakan daging anjing apabila ada pembeli yang memesan.

"Kalau daging anjing (B1) itu kalau ada customer yang pesan, baru saya ambil. Itu kadang-kadang aja," kata Andi di Pasar Koja Baru, Senin (13/9/2021).

Andi yang memiliki satu meja dalam lapak daging babi mengaku telah berjualan di Pasar Koja Baru selama dua tahun belakangan.

Pengelola Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, menempelkan stiker larangan jual-beli daging anjing, Senin (13/9/2021).
Pengelola Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, menempelkan stiker larangan jual-beli daging anjing, Senin (13/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Selama dua tahun, warga Tugu Utara itu kerap kali menerima pesanan daging anjing.

Para pemesan kebanyakan pemilik rumah makan tradisional yang menjajakan kuliner olahan daging anjing.

Dalam sepekan, biasanya Andi menerima pesanan 15-20 kilogram daging anjing yang per kilogramnya dihargai Rp 70.000.

Daging anjing itu didapatkan dari penyuplai Jawa Barat, seperti dari Bandung, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya, hingga Subang.

Baca juga: Pengelola Pasar Koja Baru Tempel Stiker Pelarangan Jual-Beli Daging Anjing

"Biasanya yang mesan rumah makan, restoran, lapo-lapo begitu. Ini (daging anjing) kan termasuk makanan tradisional, kayak orang Manado, Batak, Ambon, Flores, ini kan makanan khas juga," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved