Breaking News:

Benyamin Minta Polisi Periksa Apartemen dekat Rumah Dinasnya yang Jadi Pabrik Produksi Narkotika

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, angkat bicara tentang adanya pabrik narkotika jenis tembakau sintetis di Apartemen Roseville.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (23/8/2021). 

Selain di Serpong, Amantha dan tim juga membongkar pabrik skala rumahan pembuatan tembakau sintetis di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor serta Gowa, Sulawesi Selatan. 

Selain SA, aparat juga menetapkan tersangka terhadap delapan orang lainnya yang merupakan satu jaringan, berperan sebagai pengolah pabrik di Gunung Sindur dan Gowa sekaligus penjual melalui online.

Kedelapan tersangka itu adalah GR, MN, AN, FL, AG, VC, PR dan RH.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan kesembilan tersangka dijerat pasar berlapis, dengan jeratan hukuman maksimal sangat berat.

"Terhadap kesembilan orang yang berhasil diamankan dikenakan pasal 112 kemudian pasal 114, 129 dan 132 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yang ancaman pidananya minimal enam tahun kemudian 20 , seumur hidup dan maksimal ancaman hukuman mati," ujar Iman.

Iman juga menyoroti maraknya pabrik narkotika rumahan, bahkan di dalam apartemen.

Menurutnya, perlu adanya peran tetangga dan lingkungan untuk saling menjaga satu sama lain, serta mengawasi jika ada yang mencurigakan. 

Selain rumah dinas, lokasi apartemen tersebut berada di kawasan perumahan elite serta perkantoran. 

"Kemudian imbauan saya dengan adanya kejadian bahwa kami menemukan di salah satu apartemen yang ada di wilayah Tangerang Selatan dijadikan sebagai tempat untuk meracik bahan-bahan narkoba, semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bagi lingkungan untuk peduli lagi, untuk tidak cuek dengan keadaan orang-orang baru dilingkungan kita," imbau Iman.

Imbauan Iman beralasan, pasalnya dampak negatif penyalahgunaan narkotika sangat besar, dan sangat berisiko karena menyerang  generasi muda.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved