Breaking News:

Info Kesehatan

Cara Atasi Dehidrasi Selama Olahraga di Tengah Pandemi Covid-19, Jangan Disepelekan!

"Kekurangan cairan bisa mengakibatkan dehidrasi, apalagi kalau tak diimbangi dengan asupan minuman. Dehidrasi bisa menjadi akar permasalahan."

Editor: Kurniawati Hasjanah
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr Andhika Raspati SpKO memaparkan, tubuh membutuhkan lebih banyak asupan cairan saat olahraga. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr Andhika Raspati SpKO memaparkan, tubuh membutuhkan lebih banyak asupan cairan saat olahraga.

"Kekurangan cairan bisa mengakibatkan dehidrasi, apalagi kalau tak diimbangi dengan asupan minuman. Dehidrasi bisa menjadi akar permasalahan, misalnya serangan jantung," ujar dr Andhika.

dr Andhika memaparkan, untuk itu sebaiknya seseorang memperhatikan asupan cairan dan asupan gizi yang dikonsumsi.

Lebih lanjut, dr Andhika menuturkan, dehidrasi bisa menguras mental dan fisik, membatasi aktivitas yang dilakukan.

Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara menyiapkan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) menjelang HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia.
Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara menyiapkan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) menjelang HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia. (Dok. Sudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara)

"Jangan sampai kita kekurangan dan kelebihan lemak, karbohidrat serta protein. Tetapi kita juga perlu memperhatikan vitamin untuk membantu metabolisme," aku dr Andhika.

Untuk itu, dr Andhika menegaskan, minuman isotonik bisa jadi pilihan untuk menghidrasi dan mengonsumsi nutrisi penting selama melakukan olahraga yang intensif.

Baca juga: Jangan Lupa Minum Air Jeruk Nipis Hangat Sebelum Tidur, Ini 8 Manfaat yang Bisa Dirasakan

Namun demikian, patut dicatat tidak semua minuman isotonik itu sama.

Untuk itu, kamu perlu memeriksa label nutrisi untuk bahan yang tepat.

"Activ water dilengkapi label pilihan lebih sehat yang diberikan BPOM karena less sugar dan tidak ada pengawetnya," ujar Edward Setiawan Joesoef - Chief Strategic Officer, Konimex Group.

Edward menjelaskan, minuman isotonik ini bisa diminum selayaknya mengonsumsi air putih.

"Kita tinggal minum saat beraktivitas, vitaminnya juga dapat dari sini," aku Edward.

Menurut Edward, selain berolahraga dan melakukan gaya hidup aktif, masyarakat juga harus mendapatkan asupan nutrisi, cairan tubuh, dan istirahat yang cukup. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved