Breaking News:

Gencar Penutupan Iklan dan Etalase Rokok di Minimarket, Wagub DKI: Program Jakarta Bebas Rokok

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria angkat bicara terkait penutupan iklan dan etalase rokok di minimarket

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Ilustrasi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria angkat bicara terkait penutupan iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria angkat bicara terkait penutupan iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan.

Saat ini, Satpol PP DKI Jakarta gencar menutup iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan.

Baca juga: Larang Minimarket Pajang Rokok di Etalase, Satpol PP: Kalau Jualan Boleh

Menanggapi hal tersebut, Riza mengatakan hal ini sebagai bagian dalam program Jakarta bebas rokok.

"Itu dalam rangka program untuk Jakarta bebas rokok, Tentu bukan berarti tidak boleh merokok, tapi masih ada tempat-tempat untuk merokok," katanya di Balai Kota, Selasa (14/9/2021).

Adapun Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok.

Baca juga: Gencar Tutup Etalase Rokok di Minimarket, Satpol PP: Sesuai Aturan, Demi Kesehatan Warga

Dalam aturan yang diterbitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Juli 2021 lalu ini, disebutkan bahwa ada larangan memajang kemasan bungkus rokok atau zat aditif di muka umum.

Meski begitu, ia menuturkan penutupan ini bukan bermaksud untuk pelarangan merokok. Namun diperbolehkan di lokasi yang sudah diatur.

Baca juga: 16 Ribu Bungkus Rokok Ilegal di Tangerang Dihancurkan Menggunakan Alat Berat

"Untuk Jakarta bebas rokok bukan berarti dilarang merokok, tapi ada tempat-tempat yang diatur bisa merokok," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved