Breaking News:

Gencar Tutup Etalase Rokok di Minimarket, Satpol PP: Sesuai Aturan, Demi Kesehatan Warga

Satpol PP DKI Jakarta mulai gencar menutup iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Istimewa via Tribun Banyumas
Ilustrasi Satpol PP DKI Jakarta mulai gencar menutup iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Satpol PP DKI Jakarta mulai gencar menutup iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyebut, tindakan ini dilakukan sesuai dengan aturan yang ada.

"Kan memang sudah ada ketentuannya soal penutupan iklan rokok ini," ucapnya, Selasa (14/9/2021).

Aturan yang dimaksud Arifin ialah Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok.

Baca juga: 16 Ribu Bungkus Rokok Ilegal di Tangerang Dihancurkan Menggunakan Alat Berat

Dalam aturan yang diterbitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Juli 2021 lalu ini, disebutkan bahwa ada larangan memajang kemasan bungkus rokok atau zat aditif di muka umum.

Kemudian, ketentuan soal larangan memasang iklan rokok di reklame juga tertuang dalam Pergub DKI Nomor 148 Tahun 2017.

Baca juga: Toko Penjual Rokok Elektrik di Duren Sawit Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Rp 60 Juta

"Tidak boleh namanya iklan rokok itu ada di ruang terbuka maupun ruang tertutup," ujarnya.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, tindakan ini diambil demi melindungi masyarakat dari bahaya merokok.

Baca juga: Diduga dari Puntung Rokok yang Menyala, Lapak Barang Bekas di Cipinang Muara Terbakar

Sebab, merokok bisa menimbulkan kanker paru-paru, gangguan kehamilan dan janin, hingga kematian.

"Semua ini dilakukan tujuannya untuk kesehatan semua warga kita," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved