Breaking News:

Kapal Terbalik di Perairan Kepulauan Seribu: 6 Orang Selamat, 4 Orang Lainnya Masih Dicari

Kapal motor (KM) Elang Laut terbalik di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (14/9/2021). 6 penumoang berhasil selamat dalam peristiwa tersebut.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Septiana
Kantor SAR Jakarta
Petugas Kantor SAR Jakarta mengevakuasi awak kapal tenggelam di perairan Pulau Damar, Kepulauan Seribu, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Kapal motor (KM) Elang Laut terbalik di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (14/9/2021).

Dari total 10 penumpang, enam di antaranya berhasil selamat dalam peristiwa tersebut.

Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman mengatakan, KM Elang Laut terbalik di sekitar timur laut Pulau Damar, Kepulauan Seribu, pada pukul 11.16 WIB tadi.

"Alhamdulillah, ada enam orang yang berhasil kami selamatkan," kata Hendra di dermaga Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Hendra memaparkan, proses penyelamatan dilakukan dengan kekuatan delapan personel dan kapal patroli cepat jenis kapal tiup kaku (rigid inflatable boat/ RIB) 01 dan 03.

Relawan mengevakuasi perahu yang bikin celaka wisatawan di Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/5/2021).
Ilustrasi evakuasi (TribunSolo.com/Agil Tri)

Penyelamatan dilakukan usai petugas menerima titik koordinat kapal terbalik dari KM Tanto Setia yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Belawan (Medan, Sumatera Utara).

Awak KM Tanto Setia melihat ada kapal terbalik dengan kru yang mengapung.

Baca juga: Mau Berangkat Melaut, Kapal Ikan Terbakar di Dermaga Timur Pelabuhan Muara Baru

"Mereka (KM Tanto Setia) tidak melihat cahaya kembang api (flare), tapi langsung melihat ada kapal yang tenggelam," jelas Hendra.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari salah satu korban, KM Elang Laut awalnya berlayar dari Dermaga Muara Angke dan hendak menuju ke Kalimantan.

Dalam perjalanan, kapal tersebut terbalik diduga karena ombak dan angin kencang yang melanda perairan Kepulauan Seribu serta Teluk Jakarta dalam dua hari terakhir.

Baca juga: Kecelakan 14 Kapal Nelayan di Perairan Kalbar, TNI AL Kerahkan 2 KRI Lakukan Operasi Pencarian

"Tadi pagi pun, angin rata-rata kecepatannya mencapai 30 knot. Ketinggian gelombang masih rata-rata 1-1,5 meter," jelas Hendra.

Diketahui, enam korban selamat langsung dibawa ke Dermaga Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Sementara empat lainnya saat ini masih dicari oleh petugas gabungan dari Basarnas dan unsur lainnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved