Breaking News:

Cerita Kriminal

Otak Penganiayaan 1 Keluarga di Bekasi: Bukan Bunuh, Intimidasi Korban Agar Utang Ratusan Juta Lunas

Aksi nekat dilakukan AJ (28), pelaku utama penganiayaan satu keluarga di Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Tersangka AJ saat di Mapolsek Medan Satria, Polres Metro Bekasi Kota, Senin (13/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Aksi nekat dilakukan AJ (28), pelaku utama penganiayaan satu keluarga di Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Dia mengaku, aksi penganiayaan dengan membawa persenjataan lengkap hanya untuk mengintinidasi korban.

Tujuan bukan untuk membunuh, AJ berdalih intimidasi murni untuk membuat korban takut dan menganggap utang sebesar Rp970 juta lunas.

"Supaya saya tidak ditagih lagi. Istilahnya sudah dianggap lunas," kata AJ di Mapolsek Medan Satria, Senin (13/9/2021).

Menurut AJ, niat jahat ini murni idenya. Tidak ada inspirasi dari siapapun yang mendorong dia melakukan tindakan tersebut.

Bahkan kelima temannya yang dia ajaka dalam beraksi, tidak tahu jika duduk perkara masalahnya ialah utang sebesar Rp970 juta.

Baca juga: Pelaku Utama Penganiayaan Satu Keluarga di Bekasi, Uang Investasi Dipakai Buat Kebutuhan Hidup

Kelima pelaku lain dikelabui AJ, mereka diminta menemani untuk menagih utang. Padahal, korbanlah yang meminjamkan uang ke pelaku utama.

"Nggak ada (inspirasi berbuat jahat dari orang lain), terlintas dipikiran saya aja," jelasnya.

Adapun ketika ditanya senjata yang disiapkan, AJ memastikan benda tersebut tidak seluruhnya digunakan dalam beraksi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved