Cerita Kriminal

Pelaku Utama Penganiayaan Satu Keluarga di Bekasi, Uang Investasi Dipakai Buat Kebutuhan Hidup

Pelaku utama penganiayaan satu keluarga di Bekasi berinisial AJ, mengaku menggunakan uang investasi yang diberikan korban

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Enam orang pelaku mencoba menghabisi satu keluarga di Perumahan Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (10/9/2021) malam terekam kamera CCTV. (Inset) Para pelaku tertangkap basah oleh warga dan langsung dilucuti pakaiannya. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pelaku utama penganiayaan satu keluarga di Bekasi berinisial AJ, mengaku menggunakan uang investasi yang diberikan korban untuk kebutuhan sehari-hari.

AJ dengan korban bernama Tommy, merupakan sahabat karib. Tersangka mengajak sahabatnya tersebut untuk berinvestasi bisnis jual beli tanah dengan total mencapai Rp970 juta.

Namun hingga jatuh tempo yang ditentukan, uang investasi hampir satu miliar tersebut tak kunjung jelas peruntukannya.

"Bayar kebutuhan sehari-hari. Makan, sewa rumah," kata AJ di Mapolsek Medan Satria, Senin (13/9/2021).

Dia memastikan, tidak ada niat untuk menghabisi nyawa sahabat beserta keluarganya. Senjata yang dibawa saat melakukan penganiayaan murni hanya untuk mengintinidasi.

"Buat mengintinidasi, menakuti saja," ucapnya.

Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat memastikan, tidak ada unsur pembunuhan berencana dalam kasus penganiayaan akibat perkara utang di Harapan Indah, Kota Bekasi.

Baca juga: Sadisnya Pengacara di Bekasi, Semprot Cairan Cabai Hingga Setrum Istri Korban yang Sedang Hamil

Agus mengatakan, kedatangan enam orang tersangka ke rumah korban bernama Tommy berniat mengintimidasi.

"Tidak ada (niat untuk membunuh), hanya mengintinidasi saja, niat mereka supaya utangnya tidak ditagih," kata Agus, Senin (13/9/2021).

Persenjataan yang dibawa para pelaku lanjut dia, merupakan bagian dari cara mereka supaya korban takut.

"(Senjata tajam) sengaja dibawa di TKP yang sedang dipegang pelaku dan digunakan oleh pelaku, lalu senjata rakitan ini ditemukan di dalam mobil," jelasnya.

Agus menambahkan, tidak adanya unsur percobaan pembunuhan lantaran pelaku memang tidak melakukan perbuatan nekat.

Baca juga: Coba Bunuh Sahabat Gara-gara Rp970 Juta, Pengacara Ini Balik Kanan Setelah Dengar Ucapan Ayah Korban

Disamping itu, tersangka utama berinisial AJ, mengelabui lima rekan yang dia ajak dengan dalih membantu menagih utang ke rumah korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved