Breaking News:

Airin Rachmi Diany Kini Fokus Mengkader Perempuan Golkar Jelang 2024

Airin masuk dalam lingkaran utama Golkar setelah dipercaya memimpin Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Ketua KPPG, Airin Rachmi Diany, saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat Timur, Tangsel, Rabu (15/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, COPUTAT TIMUR - Lepas jabatan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) selama dua periode, Airin Rachmi Diany kini lebih sering bergerak di partainya, Golkar.

Ibu dua anak itu masuk dalam lingkaran utama Golkar setelah dipercaya memimpin Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Airin tengah menguatkan struktur organisasi KPPG sampai ke daerah.

"Apa lagi ada pemilihan Ketua DPD-DPD baru, dan konsolidasi untuk KPPG-nya audit organisasi sehingga terstruktur, kita bisa memiliki kekuatan perempuan di lini sampai ke bawah," kata Airin saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat Timur, Tangsel, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Ketua Fraksi Golkar Sebut Interpelasi Terhadap Anies Baswedan Cuma Buang-buang Waktu

Kontestasi politik 2024 mendatang juga menjadi sasaran Airin dalam menjalankan KPPG.

Baginya, perempuan harus bisa berdaya dalam politik, ikut terjun langsung dalam pemilu.

"Jangan takut untuk ikut dalam kontestasi politik di dalam partai manapun dan apapun, karena Undang-Undang sudah memberikan payung hukum buat kita. Bagaimana memiliki secara kuantitas maupun kualitas, kader-kader partai bisa ikut turut dalam kontestasi politik," ujarnya.

Airin juga menyoroti keterwakilan perempuan sebanyak 30% dalam pemilihan legislatif (pileg) yang menurutnya hanya dianggap formalitas.

Baca juga: Usai Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Dinasihati Airin: Belajarlah dari Pak Ben

Calon legislatif yang belum siap, justru dipaksakan ikut hanya demi memenuhi kuota 30%.

"Harapannya tidak menjadi formalitas lagi, tapi bagaimana memiliki kualitas dan kuantitas memenuhi kuota 30%," kata dia.

Baca juga: 2 Bulan Pensiun Wali Kota, Airin Fokus Persiapkan Atlet Taekwondo Hingga Suarakan Isu Perempuan

Airin berharap, proses kaderisasi yang dilakukannya bisa membentuk kesiapan perempuan Golkar dalam menyongsong 2024.

"Karena kalau melihat di beberapa kali saya melakukan kunjungan ke lapangan, tidak memenuhi juga 30% karena ternyata tidak siap. Siapnya hanya pada saat mau menjelang Pileg," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved