Breaking News:

Antisipasi Kejadian di Tangerang, Lapas Kelas II A Bekasi Gelar Simulasi Kebakaran

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) II A, Bulak Kapal, Jalan Pahlawan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi menggelar simulasi kebakaran, Rabu (15/9/2021).

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Petugas Damkar Kota Bekasi saat melakukan simulasi kebakaran di Lapas Kelas IIA Bekasi, Rabu (15/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) II A, Bulak Kapal, Jalan Pahlawan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi menggelar simulasi kebakaran, Rabu (15/9/2021).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka antisipasi pasca-kebakaran yang terjadi Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021) lalu.

Kabid Pencegahan dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi Januk Suwardi mengatakan, simulasi berupa edukasi tentang penanganan kebakaran.

Lalu petugas Damkar memberikan pemahaman kepada petugas dan narapidana jika terjadi kebakaran dan mengantisipasi api agar tidak merambat.

"Jadi simulasi di sini seperti penggunaan APAR (alat pemadam api ringan), penggunaan hydran termasuk penyelamatan jika terjadi kebakaran," kata Januk, Rabu (15/9/2021).

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Bekasi Hensah mengatakan, simulasi dilakukan dalam rangka antisipasi bahaya kebakaran mulai dari sarana dan prasarananya.

Baca juga: Operasi DVI Kebakaran Lapas Tangerang Dihentikan, Dua Jenazah Masih Proses Identifikasi

"Pencegahan terjadinya kebakaran dari mulai sarana dan prasarana, pendukungnya mungkin, soal airnya gimana kalo ada kebakaran, akses masuk dan semuanya di analisis," jelas dia.

Pada kesempatan ini, pihaknya meminta saran dan masukan kepada Damkar Kota Bekasi elemen apa saja yang harus diperbaiki agar tidak terjadi kebakaran.

"Tujuan dalam kegiatan itu tidak lain dan tidak bukan adalah pelatih kesigapan petugas kami apa bila terjadi kebakaran," ucapnya.

"Dan kalau ada kebakaran antisipasi cepat sehingga tidak terjadi korban jiwa dan materi yang banyak," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved