Breaking News:

Belum Ada Sanksi Untuk Warga yang Enggan Vaksin, Wagub DKI: Kita Ingin Ada Kesadaran Seluruh Warga

Belum ada sanksi untuk warga Jakarta yang tolak vaksinasi Covid-19, Pemprov DKI Jakarta ingin ada kesadaran dari seluruh warga.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Ilustrasi Belum ada sanksi untuk warga Jakarta yang tolak vaksinasi Covid-19, Pemprov DKI Jakarta ingin ada kesadaran dari seluruh warga. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Belum ada sanksi untuk warga Jakarta yang tolak vaksinasi Covid-19, Pemprov DKI Jakarta ingin ada kesadaran dari seluruh warga.

Hal ini diungkap Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Rabu (15/9/2021).

"Nanti ini sudah ada kewajiban sebgaimana diatur dalam Perda. Kita belum (sanksi) sejauh itu sekalipun perdanya dimungkinkan ada sanksi. Tetapi sejauh ini kita ingin ada kesadaran seluruh warga untuk mendapatkan vaksin dan mengikuti pelaksanaan vaksin," ucapnya di lokasi.

Walau begitu, ia tak menampik masih adanya sejumlah warga yang belum melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Kabupaten Bekasi Tembus 1,2 Juta Orang

Terlebih target vaksinasi yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertambah menjadi 11 juta dari 8,8 juta.

"Untuk itu memang masih ada warga Jakarta yang belum divakisin dan kami sudah sejak awal meminta jajaran di internal kami dari wallikota, bupati sampai dengan RT-RW untuk membantu memastikan warganya segera hadir mendatangi," lanjutnya.

Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)

 
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)   (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Demi menciptakan kekebalan tubuh massal atau herd immunity, kata Riza, ada formulir yang disediakan satgas RT untuk menyisir warganya yang belum melakukan vaksinasi.

"Bahkan di tingkat satgas tingkat RT mengisi form-form dari sertifikasi vaksin membantu memastikan ada warga. Jadi, sesekali lagi, yang belum segera, tidak usah khawatir, ini tidak ada efek samping dan halal dan gratis," tandasnya.

Baca juga: Kamu Vaksin di Luar Negeri? Begini Cara Mendapatkan Sertifikat Vaksinasi di PeduliLindungi

Sebagai informasi, target yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan terkait vaksinasi bertambah dari 8,8 juta warga divaksin menjadi 11 juta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penambahan target ini dilakukan guna memastikan seluruh warga ibu kota divaksin.

"Dari target 8,8 juta, kami menambah target menjadi 11 juta agar bisa memastikan seluruh warga Jakarta mendapatkan vaksin," ucapnya, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Gedung SKKT Kelurahan Ancol, Target 250 Penerima Vaksin Per Hari

Politisi Gerindra ini pun optimis, target 11 juta warga divaksin ini bisa tercapai pada September 2021 mendatang.

"Satu hari saja kita bisa mencapai 100 ribu rata-ratanya, berarti kan satu bulan sudah mencapai 3 juta vaksin. Artinya bulan September sudah tercapai," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved