Breaking News:

Boleh Jualan, Tapi Tak Dipajang, Satpol PP Tutup Etalase Rokok Minimarket di Jakarta dengan Kain

Satpol PP DKI Jakarta mulai gencar menutup iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan.

Editor: Wahyu Aji
Kompas.com/SONYA TERESA
Petugas satpol PP Jakarta Barat menutup display rokok di sebuah minimarket dengan kain putih pada Senin (13/9/2021). 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria angkat bicara terkait penutupan iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan.

Saat ini, Satpol PP DKI Jakarta gencar menutup iklan dan etalase rokok di minimarket maupun swalayan.

Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)

 
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)   (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Menanggapi hal tersebut, Riza mengatakan hal ini sebagai bagian dalam program Jakarta bebas rokok.

"Itu dalam rangka program untuk Jakarta bebas rokok, Tentu bukan berarti tidak boleh merokok, tapi masih ada tempat-tempat untuk merokok," katanya di Balai Kota, Selasa (14/9/2021).

Adapun Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok.

Baca juga: Larang Minimarket Pajang Rokok di Etalase, Satpol PP: Kalau Jualan Boleh

Dalam aturan yang diterbitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Juli 2021 lalu ini, disebutkan bahwa ada larangan memajang kemasan bungkus rokok atau zat aditif di muka umum.

Meski begitu, ia menuturkan penutupan ini bukan bermaksud untuk pelarangan merokok. Namun diperbolehkan di lokasi yang sudah diatur.

"Untuk Jakarta bebas rokok bukan berarti dilarang merokok, tapi ada tempat-tempat yang diatur bisa merokok," tandasnya. (TribunJakarta/Dion/Indah)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved