Breaking News:

Proses Evakuasi Pesawat Rimbun Air Berjalan Dramatis, Lokasi Jatuh Dikuasai Organisasi Papua Merdeka

Proses evakuasi Pesawat Rimbun Air PK OTW berjalan dramatis karena OPM dikabarkan langsung menguasai area jatuhnya pesawat tersebut.

Editor: Wahyu Septiana
iStock
Ilustrasi Pesawat - Proses evakuasi Pesawat Rimbun Air PK OTW berjalan dramatis karena OPM dikabarkan langsung menguasai area jatuhnya pesawat tersebut. 

Berdasarkan keterangan yang diterima Tribunnews.com, hingga saat ini tidak ada komunikasi dengan Pesawat Rimbun Air PK-OTW.

Baca juga: Mesin Sempat Bermasalah, Pesawat Batik Air dari Kualanamu Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Adapun identitas tiga kru pesawat yang hilang kontak tersebut yakni:

1. Hj Mirza sebagai pilot

2. Fajar sebagai kopilot

3. Iswahyudi sebagai teknisi

Saat ini Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke melakukan koordinasi bersama Tim Aparat Keamanan dan BASARNAS dalam melakukan pencarian terkait hilangnya kontak pesawat tersebut.

Tidak Ada Penumpang Umum

Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan, menyampaikan tidak ada penumpang umum dalam penerbangan tersebut.

"Mereka hanya membawa kargo bahan bangunan," ujarnya, Rabu, dikutip dari Tribun-Papua.com.

"Kami masih berusaha mencari dengan helikopter," lanjut dia.

Baca juga: Detik-detik Pesawat TNI AU Angkut WNI dari Afghanistan, Demi Keselamatan Ada Koper yang Ditinggal

Telepon Genggam Pilot Masih Aktif

AKBP Sandi Sultan mengungkapkan, telepon seluler pilot yang membawa pesawat masih aktif.

"HP pilot masih aktif, hanya ditelepon tidak diangkat."

"Semoga saja pilot dan krunya semua masih hidup, itu harapan kami," ujarnya saat dihubungi Tribun-Papua.com dari Jayapura, Rabu pagi.

Polisi mendapatkan beberapa informasi yang masih simpang siur dari masyarakat mengenai keberadaan pesawat berbadan kecil tersebut.

"Informasi masih simpang siur, apa dia ada di Homeyo atau di dekat bandara," katanya.

Menurut Kapolres, ada masyarakat dari Distrik Homeyo yang mengaku sempat mendengar suara dentuman.

"Masyarakat Homeyo mengaku sempat mendengar suara ledakan."

Baca juga: Detik-detik Pesawat TNI AU Angkut WNI dari Afghanistan, Demi Keselamatan Ada Koper yang Ditinggal

"Tapi informasi ini masih belum bisa pastikan benar atau tidak," kata Sandi.

Diketahui, umumnya waktu tempuh penerbangan dari Nabire ke Sugapa sekitar 40 menit.

Bandara Bilorai Sugapa, merupakan satu di antara bandara di Papua yang berada di tepian jurang dan landasannya hanya sepanjang 600 meter.

Sehingga, hanya pesawat berbadan kecil yang bisa mendarat di lokasi tersebut.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Organisasi Papua Merdeka Kuasai Lokasi Jatuhnya Pesawat Rimbun Air di Intan Jaya

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved