Breaking News:

A Kasoem Toko Kacamata Milik Pribumi Pertama di Indonesia, Langganan Pejabat Era Pak Karno

Kasoem membuka usaha kacamata pada Zaman Jepang atas dukungan Ki Hajar Dewantara, pendiri dari Taman Siswa tempat Kasoem belajar.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
A.Kasoem Optic, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bicara soal sejarah bisnis kacamata di Indonesia, mungkin tak lepas dari sosok seorang Atjoem Kasoem.

Atjoem Kasoem atau lebih dikenal sebagai A Kasoem, adalah seorang tokoh pengusaha yang berasal dari Jawa Barat.

Ia merupakan orang pribumi pemilik toko kacamata pertama di Indonesia.

"Awalnya dia punya keinginan untuk mempunyai bisnis atau usaha menjadi penjual kacamata. Kala itu, dia punya impian membuat kaca untuk mikroskop, cuma gak kesampaian. Jadi yang dia jual adalah berbagai macam jenis kacamata. Dari mana dia belajar? dari orang Jerman," kata Tour Guide dari Jakarta Good Guide, Huans Sholehan, dalam kegiatan Media Heritage Walk di Cikini bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Huans bercerita, awalnya A Kasoem memiliki paman yang merupakan lulusan Kweekschool.

Dahulu, ia sempat bekerja untuk seorang pengusaha asal Jerman di kawasan Bandung, Jawa Barat.

Karena ia bisa berbahasa Belanda, akhirnya memutuskan untuk belajar dan juga membuka usaha kacamatanya sendiri.

"Awalnya, jualan door to door. Akhirnya terbacalah sama para pejabat-pejabat Indonesia yang pada saat itu," katanya.

Baca juga: Anti Ribet, Kini Periksa dan Pilih Kacamata Bisa dengan Layanan Home Try On

Semasa muda, Kasoem mulai berjualan kacamata dari sekolah ke sekolah pada zaman Hindia Belanda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved