Analisa Kriminolog Kasus Ibu & Anak di Subang, Yosef Beri Jawaban Soal Dugaan Konflik Cinta Segitiga

Analisa kriminolog soal kasus penemuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil. Yosef beri jawaban soal dugaan asmara dan kekuasaaan.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati
Yosef (55) memakai kaos putih merah dan menggunakan peci saat akan memasuki ruangan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021). Kasus penemuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di halaman rumah mereka di Kabupaten Subang hingga kini belum terungkap. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus penemuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di halaman rumah mereka di Kabupaten Subang hingga kini belum terungkap.

Korban bernama Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (24) yang jasadnya ditemukan pada 18 Agustus 2021.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku pembunuhan ibu dan anak itu.

Termasuk memeriksa Yosef sebanyak 9 kali. Yosef merupakan suami Tuti Suhartini sekaligus ayah dari Amalia Mustika Ratu.

Selain Yosef, polisi juga memeriksa istri muda Yosef berinisial M, anak tertua Yosef yakni Yoris hingga keluarga besar korban.

Baca juga: Ucapan dan Gerak Tubuh Yosef Saat Hari Kejadian Temuan Jasad Ibu & Anak di Subang Jadi Sorotan Pakar

Termasuk saksi misterius yang telah terungkap yakni Danu.

Analisa Kriminolog

Dikutip dari TribunJabar, Kriminolog Unpad Yesmil Anwar menduga adanya pembunuhan berencana dibalik kasus penemuan jasad ibu dan anak di Kabupaten Subang.

Mengenai dugaan pembunuhan berencana, Yesmil menuturkan polisi harus menelusuri adalah potensi motif pembunuhan yang dilakukan.

Yosef (55) saat keluar dari ruangan pemeriksaan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021) malam.
Yosef (55) saat keluar dari ruangan pemeriksaan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021) malam. (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Terlebih dalam setiap kasus pembunuhan berencana selalu terkait tiga motif utama yakni harta, tahta dan asmara.

"Ketiga motif tadi selalu menjadi latarbelakang dari orang melakukan tindak kejahatan. Dengan demikian maka pihak kepolisian harus menelusuri kemungkinan dari ketiga motif tersebut, apakah ada kaitannya dengan masalah finansial (harta) kekuasaan (tahta), atau asmara termasuk hubungan sosial antara korban dengan pelaku, termasuk karakter korban dengan orang lain semasa hidupnya," ucap Yesmil Anwar.

Mengenai motif harta, temuan polisi menyebutkan tak ada barang berharga yang hilang saat kedua jasad ditemukan.

Perhiasan hingga uang puluhan juta di rumah Tuti Suhartini masih utuh.

Sedangkan mengenai dugaan tahta dan asmara, berdasarkan temuan polisi, Yosef memiliki istri muda berinisial M.

Baca juga: Bareskrim Turut Periksa Yosef, Terungkap Amalia Ternyata Punya Posisi Penting di Yayasan Sang Ayah

Sedangkan kekuasaan atau tahta, Yosef bersama Yoris dan Amalia saat ini mengurus Yayasan Bina Prestasi Nasional yang menaungi salah satu SMK swasta di Subang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved