Breaking News:

Biarkan Kualitas Udara Memburuk, Mas Anies Juga Kena Sanksi Seperti Jokowi dan Tiga Menterinya

Dianggap membiarkan kualitas udara memburuk, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga terkena sanksi bersama dengan Presiden Joko Widodo dan 3 menteri

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana Kota DKI Jakarta terlihat dari atas saat siang hari di Kawasan Pramuka, Jakarta, Jumat (2/10/2015). Dianggap membiarkan kualitas udara memburuk, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga terkena sanksi bersama dengan Presiden Joko Widodo dan tiga menteri di kabinet Indonesia Maju. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dianggap membiarkan kualitas udara memburuk, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga terkena sanksi bersama dengan Presiden Joko Widodo dan tiga menteri di kabinet Indonesia Maju.

Selain mereka, Gubernur Banten dan Gubernur Jawa Barat juga turut terkena sanksi.

Adapun sanksi yang para petinggi negara dan daerah terima itu terkait polusi udara.

Mereka digugat oleh 32 orang yang menamakan diri Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota).

Dalam Pembacaan putusan gugatan polusi udara dilaksanakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini, Kamis 16 September 2021, majelis hakim memutus mengabulkan sebagian gugatan penggugat atas perkara nomor 374/Pdt.G/LH/2019/PN.Jkt.Pst. 

Baca juga: Jokowi, 3 Menteri dan Anies Sudah Melawan Hukum, Ini Daftar Sanksi Masing-masing

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan pemerintah selaku tergugat yakni Presiden RI, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, dan Gubernur DKI Jakarta, serta turut tergugat yakni Gubernur Banten dan Gubernur Jawa Barat telah melakukan perbuatan melawan hukum. 

"Mengadili dalam provisi, menolak permohonan provisi yang diajukan oleh para penggugat, dalam eksepsi menolak eksepsi para tergugat dan turut tergugat II. Dalam pokok perkara; mengabulkan gugatan para penggugat untuk sebagian," ujar hakim ketua Saifuddin Zuhri saat membacakan putusan di PN Jakarta Pusat, Kamis (16/9/2021). 

Hakim menyatakan para tergugat sudah melakukan perbuatan melawan hukum dalam perkara penanganan polusi udara, yakni lalai memenuhi kewajiban atas terpeliharanya udara bersih dan sehat bagi masyarakat.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini, Kamis 16 September 2021 menggelar sidang agenda pembacaan putusan gugatan polusi udara yang diajukan 32 orang penggugat yang menamakan diri Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota).
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini, Kamis 16 September 2021 menggelar sidang agenda pembacaan putusan gugatan polusi udara yang diajukan 32 orang penggugat yang menamakan diri Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota). (ISTIMEWA)

"Menyatakan tergugat 1, tergugat 2, tergugat 3, tergugat 4, dan tergugat 5 telah melakukan perbuatan melawan hukum," tegas Saifuddin.

Para tergugat dinyatakan melanggar Pasal UU 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved