Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Pemkot Depok Luncurkan Program Kartu Depok Sejahtera, Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi

Kartu ini merupakan kartu dengan beragam layanan bantuan sosial bagi warga pra sejahtera di Kota Depok

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa/Pemkot Depok
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menunjukkan Kartu Depok Sejahtera (KDS). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Depok meluncurkan program Kartu Depok Sejahtera yang dilaunching di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, pada Rabu (15/9/2021) kemarin.

Kartu ini merupakan kartu dengan beragam layanan bantuan sosial bagi warga pra sejahtera di Kota Depok.

Melansir dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan, tahun ini pihaknya menyalurkan 4.000 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Penerima Bantuan Iuran (PBI), 1.744 renovasi Rumah Tidak Layak huni (RTLH), 3.000 bantuan pangan bagi lansia, dan disabilitas dan 923 santunan kematian (sankem).

“Kemudian ada 8.770 bantuan siswa SD/MI, 459 bantuan siswa SLB, 6.872 bantuan siswa SMP/MTS sederajat, 774 bantuan siswa SMK sederajat dan 40 bantuan pelatihan keterampilan dan penyaluran kerja. KDS akan distribusikan dalam dua jenis yakni ATM Berbasis Kartu Keluarga, dan ATM bagi siswa didik kurang mampu dari SD hingga pendidikan tinggi,” ujar Idris dalam peluncuran program tersebut.

Data para penerima program ini pun telah terverifikasi. Idris mengatakan program ini terintegrasi berdasarkan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca juga: Masyarakat Depok dan Bekasi yang Mobilnya Dibawa Kabur Maling Bisa Cek ke Mapolres Depok

“Alhamdulillah melalui KDS Pemkot Depok berharap dapat mengangkat derajat warga yang kurang  mampu, mengentaskan kemiskinan. Baik yang sudah masuk DTKS maupun yang belum terdaftar di dalamnya akan dibantu untuk diverifikasi sesuai regulasi,” ungkapnya.

Idris berujar pihaknya akan terus memonitor penyaluran KDS ini, agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran.

“Kami berharap masyarakat dapat terbantu dan terlepas dari himpitan ekonomi,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved