Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Percepat Vaksinasi di Jakarta, Pemprov DKI Tambah Kouta Peserta di Aplikasi Jaki

Kuota peserta vaksinasi melalui aplikasi Jakarta Kini (Jaki) ditambah dalam upaya percepatan vaksinasi lengkap dua dosis.

TribunJakarta/Bima Putra
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau vaksinasi Covid-19 - Kuota peserta vaksinasi melalui aplikasi Jakarta Kini (Jaki) ditambah dalam upaya percepatan vaksinasi lengkap dua dosis. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kuota peserta vaksinasi melalui aplikasi Jakarta Kini (Jaki) ditambah dalam upaya percepatan vaksinasi lengkap dua dosis.

Pemprov DKI Jakarta diketahui menambah target vaksinasi dari 8,8 juta menjadi 11 juta warga yang divaksin.

Sejalan dengan hal ini kuota vaksinasi pun ditambah, termasuk melalui aplikasi Jaki.

Diketahui dalam upaya percepatan vaksinasi lengkap 2 dosis, penambahan kuota JAKI dosis 2 minimal 250 orang per hari di tiap kecamatan yang ada di Ibu Kota.

Selain itu, Puskesmas dan RSUD membuka pelayanan vaksinasi COVID-19 pada hari libur Sabtu dan Minggu dengan pilihan jam yang bervariasi, termasuk di sore dan malam hari.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, Kamis (14/1/2021).
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, Kamis (14/1/2021). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

"Kami akan melakukan penyisiran untuk mengejar capaian dosis 1 dan 2 bagi sasaran remaja, pendidik, tenaga kependidikan, masyarakat rentan (ibu hamil, ibu menyusui, penyandang disabilitas dan lainnya)," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti.

"Kami juga akan terus memastikan cakupan dosis 3 SDM Kesehatan di wilayah dengan melakukan penyisiran pada semua fasyankes," tambahnya.

Sementara itu, di lain tempat, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menuturkan sejumlah upaya juga sudah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Mengenal Virus Corona Varian Lambda Asal Peru, Benarkah Lebih Ganas dari Varian Delta?

Guna menyisir warga yang belum divaksinasi, pihaknya melakukan upaya jemput bola.

Yakni dengan mendata para warga yang belum melakukan vaksinasi melalui satgas covid di tiap Rukun Tetangga (RT).

"Ya ada beberapa pola, kita jemput bola nanti tugas RT RT memastikan itu dengan satgas. Kita InsyaAllah, dalam beberapa pekan ke depan kita akan penuhi target 11.426.456," papar Riza.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved