Antisipasi Virus Corona di DKI

Warga Kuningan Barat Keluar Rumah saat Menjalani Isoman Covid-19, Langsung Didatangi Anggota Babinsa

Warga di Kelurahan Kuningan Barat sempat dibuat cemas lantaran ada satu orang yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) keluar rumah

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Babinsa Kuningan Barat, Suratno beserta Satgas Covid-19 mengimbau warga yang isoman untuk tetap di rumah pada Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Warga di Kelurahan Kuningan Barat sempat dibuat cemas lantaran ada satu orang yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) keluar rumah. 

Warga mengadu kepada tim Satgas Covid-19 untuk ditindaklanjuti.

Begitu mendapat laporan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Satgas Covid-19 Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan mendatangi rumah warga yang dimaksud.

Sersan Kepala Koramil Kuningan Barat, Suratno meminta warga yang sedang isoman agar tetap di rumah.

Soalnya, meski kasus pandemi Covid-19 di ibukota cenderung melandai, tak menutup kemungkinan risiko penularan bisa terjadi. 

Apalagi, warga itu tinggal di perkampungan yang padat. 

Di dalam rumah petak itu, lanjut Suratno, tinggal sepasang suami istri dan dua anak kecil.

Baca juga: Hampir Seluruh Bioskop di Ibu Kota Telah Diizinkan Beroperasi

Karena suaminya positif Covid-19, sekeluarga harus menjalani isolasi mandiri.

Namun, pria itu tiba-tiba keluar rumah mondar mandir untuk berjemur. 

Warga yang khawatir bisa kontak langsung, lapor ke tim Satgas Covid-19.

"Beliau terpantau oleh tetangga keluar rumah dengan maksud tujuan berjemur. Tidak dibenarkan karena kondisi lingkungan padat dan menyebabkan kekhawatiran bagi tetangganya," ujar Suratno saat ditemui TribunJakarta.com di lokasi pada Kamis (16/9/2021).

Istri dari pria itu akhirnya paham agar mereka sekeluarga tetap berada di rumah.

Suratno juga menoleransi pria yang sedang isoman itu bila mau berjemur.

Dengan syarat, memakai masker dan saat suasana sedang sepi.

"Alhamdulilah bapaknya yang sakit hasilnya sudah negatif. Tapi kan untuk ibu dan dua anaknya harus tes PCR yang kedua. Kalau hasilnya negatif juga, segera turun surat keterangan selesai isoman," tambahnya.

Suratno mengingatkan bila tadinya tidak kooperatif, warga itu akan dibawa menuju Rusun Pasar Rumput untuk menjalani isoman.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved