Kabar Artis

Cerita Mereka yang Sengsara Karena Pinjol: Nafa Urbach Diancam, Wanita Ini Fotonya Ditulis 'Open BO'

Beberapa oknum pinjol atau pinjaman online ilegal kerap berulah dengan berbuat tak menyenangkan.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
kontan/indra surya
Ilustrasi pinjaman online. Mereka yang sengsara karena pinjaman online. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Beberapa oknum pinjol atau pinjaman online kerap berulah dengan berbuat tak menyenangkan.

Terlebih kepada para peminjamnya yang telat mengembalikan uang pinjaman.

Tak jarang, pinjol yang diduga ilegal tersebut melakukan teror hingga ancaman kepada si peminjam.

Bahkan ada orang yang sama sekali tak meminjam uang, tapi ikut terkena imbasnya. Salah satunya artis Nafa Urbach.

Diteror hingga diancam pinjol, Nafa Urbach mengaku tak pernah sekalipun meminjam uang kepada yang bersangkutan.

Baca juga: Merasa Mual di Perjalanan Aurel Minta Mobil Baru ke Atta, Nagita Slavina Bandingkan dengan Raffi

Namun pinjem yang meneror Nafa Urbach menyebut nomornya telah dijadikan jaminan oleh si peminjam.

Mulanya, Nafa Urbach mengaku dikirimi pesan oleh beberapa orang yang tak dikenal.

"Awalnya itu ada beberapa oknum yang nge- WhatsApp aku,"

Aktris dan penyanyi, Nafa Urbach ditemui saat menghadiri acara konferensi pers kerjasama antara K-Vision dan MD Corporation di Gedung MD Place, di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2014).
Aktris dan penyanyi, Nafa Urbach(Tribunnews/Jeprima)

"Dia menyebutkan nama orang yang nggak aku kenal, terus abis itu dia nagih 'tolong sampaikan ke orang itu untuk membayarkan tagihannya karena sudah telat bayar' gitu katanya," ujar Nafa Urbach dalam jumpa pers virtual, Rabu (15/9/2021).

Nafa beberapa kali tak memperdulikan chat yang terus berdatangan ke nomor teleponnya.

Namun, chat tersebut masuk berhari-hari hingga ia mulai merasa terganggu.

"Akhirnya aku membalas, 'siapa ya mbak yang ngutang?' dibalas 'teman ibu, nomor ibu dijadikan jaminan' katanya gitu," beber Nafa.

Nafa kembali tak membalas chat tersebut lantaran tak merasa kenal dengan sosok peminjam.

Hingga akhirnya oknum di balik nomor tersebut melakukan aksi nekat.

Tak hanya Nafa, oknum tersebut mengancam keluarganya jika utang tak dilunasi.

Baca juga: Rohimah Cerai Tak Tahan Dipoligawi, Putra Kiwil Berpesan: Aku Anak Ayah, Tapi Gamau Jadi Kayak Ayah

"Keluarga saya diancam, 'kalau lu nggak bayar (pinjamannya) keluarga lu jadi tanggungannya' begitu," terang Nafa Urbach.

"(Katanya) 'gue bisa datang ke rumah lo dan gue habisin semua keluarga lo', sampe kayak gitu," sambungnya.

Setelah adanya ancaman itu, Nafa mulai menyadari hal tersebut mulai merujuk ke tindak penipuan.

Ilustrasi Uang.
Ilustrasi Uang. (ohayo)

Sebab ia mulai sering mendapat ancaman dan teror yang meminta Nafa untuk melunasi hutang pinjaman online.

Akhirnya, Nafa menghubungi temannya yang polisi karena merasa sudah tak nyaman dengan tindakan oknum tersebut.

"Saya merasa sudah tidak nyaman dengan ancaman-ancaman beberapa preman ini gitu kan,"

"Akhirnya saya teleponin temen saya yang polisi," kata Nafa Urbach.

Foto sampai disebar

Cerita lain diungkap seorang wanita yang sengsara lantaran pinjol.

Beda dengan Nafa Urbach, wanita berinisial PDY (25) ini memang meminjam uang tapi telat mengembalikannya lima hari.

Perusahaan pinjol tersebut meneror PDY dengan cara menyebar foto dirinya yang disandingkan dengan gambar wanita telanjang.

Baca juga: Nagita Slavina Ungkap Soal Urusan Ranjangnya Selama Hamil, Aurel Sebut Atta Merasa Takut

Selain itu, dalam pesan singkat yang disebarkan ke orang-orang terdekat PDY, pelaku juga memberi keterangan 'OPEN BO + YUK JAPRI'.

Berbagai teror tersebut diterima PDY setelah dirinya meminjam uang dari beberapa perusahaan pinjol.

"Yang dipinjam Rp 6 juta, yang saya terima Rp 4 juta, dan dalam waktu 7 hari," kata PDY, Rabu (11/8/2021).

Ilustrasi
Ilustrasi (kontan/indra surya)

Pihak perusahaan pinjol meminta PDY melunasi uang tersebut dalam waktu 7 hari.

Namun, PDY baru bisa membayarnya lima hari setelah jatuh tempo dan selama keterlambatannya itu korban mulai menerima teror.

"(Terlambat) dalam jangka waktu 5 hari ditagih, kalau saya tidak mau bayar disebar data-data saya," kata PDY.

PDY mengaku sudah melunasi pinjamannya itu, bahkan melebihi dari perjanjian awal.

Akan tetapi, pihak perusahaan pinjol malah menyebar data dan foto-foto yang mencemarkan nama baik PDY.

"Saya dapat teror-teror untuk ke semua kontak saya. Foto saya disandingkan dengan foto wanita bugil dengan tulisan open BO," kata PDY.

"Padahal sudah dilunasi, dan yang saya lunasi lebih dari Rp 6 juta," ucap dia.

Baca juga: Nikita Mirzani Akui Diundang ke Nikahan Lesti Kejora & Rizky Billar, Rizki DA Bereaksi: Tapi Datang?

Kuasa hukum korban, Karolus Seda berharap laporan dari kliennya segera ditindaklanjuti kepolisian.

Pasalnya, aksi teror yang dilakukan perusahaan pinjol tersebut telah menyerang martabat korban.

"Kami berharap ke pihak Polres Metro Jakarta Utara untuk secara serius menangani ini. Mereka mengirimkan gambar seperti itu menyerang martabat klien kami sudah keterlaluan," ucap Karolus.

(TribunJakarta/TribunLampung)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved