Breaking News:

Kasus Korupsi di Damkar Depok Naik Tahap Penyidikan, Kajari: Kumpulkan Dulu Alat Bukti

Pengusutan kasus dugaan korupsi di Dinas Damkar Kota Depok sudah naik ke tahap penyidikan.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Sri Kuncoro, saat dimintai keterangan di Kejaksaan Negeri Depok, Cilodong, Jumat (17/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Pengusutan kasus dugaan korupsi di Dinas Damkar Kota Depok sudah naik ke tahap penyidikan.

“Damkar juga sudah kita naikkan ke penyidikan, ada dua perkara. Yang pertama terkait dengan pengadaan seragam dan sepatu PDL, itu surat perintah penyidikan satu,” ujar Kepala Kejaksaaan Negeri Depok, Sri Kuncoro, pada wartawan di Kejaksaan Negeri Depok, Cilodong, Jumat (17/9/2021).

“Yang kedua, surat perintah penyidikan kedua, adalah tentang pemotongan gaji,” timpalnya lagi.

Namun demikian, Sri mengatakan pihaknya belum menetapkan tersangka dari dugaan korupsi ini.

Baca juga: Kajari Depok Pastikan Penetapan Tersangka Kasus Korupsi di Damkar Tidak Lama

Sri Kuncoro menjelaskan, penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mengumpulkan alat bukti.

Bilamana barang bukti tersebut sudah didapat dan lengkap, baru pihaknya bisa menetapkan siapa tersangkanya.

Petugas Damkar Depok ketika dimintai keterangan di Kejaksaan Negeri Depok, Kamis (15/4/2021).
Petugas Damkar Depok ketika dimintai keterangan di Kejaksaan Negeri Depok, Kamis (15/4/2021). (Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma)

“Jadi step-nya kumpulkan dulu alat buktinya baru ketemu tersangka, kecuali kalau kemudian mau langsung tersangka itu OTT (Operasi Tangkap Tangan),” jelasnya.

Baca juga: Burung Gereja Terlilit Benang Layangan di Tiang Listrik, Damkar Pasar Minggu Evakuasi Pakai Bambu

“Kalau tentang beberapa orang yang kita anggap potensial untuk jadi tersangka, ya, justru itulah kita naikkan tingkat penyidikan nanti kita akan langsung pemeriksaan kita akan fokuskan orang yang punya potensi itu,” sambungnya lagi.

Terakhir, Sri Kuncoro berujar bahwa penetapan tersangka akan menyusul tidak lama setelah pihaknya menetapkan kasus dugaan praktik rasuah ini ke tahap penyidikan.

Baca juga: Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa Petugas Piket, PLN, dan Damkar

“Tapi nanti penetapannya menyusul tidak lama setelah itu. Kalau kita tetapkan tersangka dulu baru cari alat buktinya itu namanya mengkriminalisasi. Belum ada buktinya kok sudah ada tersangkanya,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved