Breaking News:

Orangtua Meninggal, Cerita Ketakutan 4 Kakak Beradik Sampai Tidur Tak Nyenyak Saat Hujan Tiba

Empat anak di Kota Serang ketakutan setiap rumahnya diguyur hujan. Mereka tak bisa tidur nyenyak khawatir rumahnya ambruk.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Empat anak di Kota Serang ketakutan setiap rumahnya diguyur hujan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Empat anak di Kota Serang ketakutan setiap rumahnya diguyur hujan.

Pasalnya, mereka tinggal di rumah tidak layak huni. Apalagi, mereka berstatus yatim piatu setelah ayah dan ibunya meninggal.

Keempat anak itu yakni Dahlia Fitrianingsih (23), Fani Handayani (20), M Sunandar (13), Siti Fatimah (11) tinggal di RT/RW 03/03 Kampung Tegal Asem, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Orangtua mereka yakni Siti Junariah dan Dahril telah meninggal dunia.

Siti Junariah sudah meninggal 11 tahun yang lalu karena menderita tumor di leher.

Sementara suaminya, Dahril meninggal pada 40 hari yang lalu karena menderita sakit sakit kencing nanah disertai darah.

Baca juga: Polisi Pasrah, Bus Transjakarta Penyebab Baliho Ambruk di Cirendeu Tidak Terungkap

Dikutip dari TribunBanten.com, Jumat (17/9/2021), rumah anak yatim piatu itu sering bocor saat hujan deras.

Setiap malam, para penghuni rumah tersebut tidur tak nyenyak karena khawatir rumah mereka akan ambruk.

Rumah tersebut berdiding tembok, beralas semen dan sebagian lantai menggunakan keramik berwarna warni.

Rumah tersebut beratapkan plastik agar tidak bocor saat hujan.

Baca juga: Modal Jas Hujan dan Helm, Maling Motor di Minimarket Kemayoran Leluasa Beraksi Saat Hujan Deras

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved