Breaking News:

DBL Indonesia 2021

Penyelenggaraan DBL Indonesia 2021 Prioritaskan Aspek Kesehatan dan Keselamatan

Roky Maghbal selaku Senior Manager Corporate Communications DBL Indonesia menyebut tantangan mereka tak hanya soal menerapkan protokol kesehatan

Istimewa
Honda Developmental Basketball League (Honda DBL) 2021-2022 akan menjadi laga olahraga yang menghadirkan tayangan langsung terbanyak, dengan cakupan wilayah penyelenggaraan terluas di Indonesia. 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mendapat lampu hijau untuk bergulir, penyelenggara Developmental Basketball League 2021-2022 akan menghadapi tantangan yang tak pernah dihadapi sebelumnya.

Pasalnya baru kali ini kompetisi basket antar pelajar SMA ini bergulir di tengah pandemi Covid-19.

Roky Maghbal selaku Senior Manager Corporate Communications DBL Indonesia menyebut tantangan mereka tak hanya soal menerapkan protokol kesehatan.

"Bukan sekedar menjalankan, namun juga memikirkan betul setiap detailnya berkaitan dengan aspek kesehatan dan keselamatan, karena itu prioritas besar," ujarnya kepada Warta Kota, Jumat (17/9/2021) di Gedung Tribun Network.

Pihaknya juga harus mampu meyakinkan seluruh pihak-pihak yang terlibat di dalamnya bahwa penyelenggaraan DBL aman dan nyaman.

Roky menjelaskan, hal ini merupakan hal baru bagi mereka bagaimana mereka juga mesti menyiapkan segala alat-alat yang menunjang protokol kesehatan.

"Manajemen flow (proses analisa) itu paling penting menciptakan protokol kesehatan bagi setiap yang terlibat di dalamnya, juga tentang sterilisasi venue, kebersihan ruang ganti, termasuk penyemprotan disinfektan lapangan, semua titik, bola , itu semua harus dilakukan dengan baik," tambahnya.

Baca juga: Kabar Gembira, Lulusan Tahun 2020 Masih Bisa Ikut DBL Indonesia

Beres untuk kebersihan dan keamanan venue dan peralatan, pihaknya juga harus memastikan protokol tetap terjaga saat peserta masuk. 

"Banyak detail yang harus kami jelaskan kepada yang terlibat, itu juga termasuk tantangan bagi kami, misalnya pemain yang di bangku cadangan harus tetap menggunakan masker, hanya pemain yang bermain yang lepas masker dan pengadil lapangan," terangnya.

DBL sendiri bergulir dengan protokol kesehatan yang ketat, seperti peserta yang ikut serta harus tes PCR (dibiayai penyelenggara), telah menerima vaksinasi dosis kedua hingga menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Adapun DBL 2021-2022 akan digelar di 22 provinsi, dan provinsi DKI Jakarta terpilih sebagai provinsi pertama berlangsungnya DBL tanggal 7 hingga 23 Oktober mendatang. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved