Breaking News:

Warung Kelontong di Kabupaten Tangerang Banyak Didatangi Wanita, Ternyata Jadi Tempat Prostitusi

Adalah D (50) dan rekannya DN (19) yang menakhodai warung abal-abal yang ternyata hanya kedok menutupi bisnis esek-eseknya.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro saat ditemui awak media di Mapolresta Tangerang, Selasa (27/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Di Kabupaten Tangerang, sebuah warung kelontong dijadikan sebuah tempat prostitusi online.

Warung tersebut berlokasi di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Adalah D (50) dan rekannya DN (19) yang menakhodai warung abal-abal yang ternyata hanya kedok menutupi bisnis esek-eseknya.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, kasus tersebut terungkap pertama kali karena adanya informasi warga yang curiga banyak wanita di sana.

"Polsek Cisoka dapat aduan dari masyarakat soal tindak asusila tersebut. Kemudian, tim melakukan penyelidikan akan aduan itu, hingga pada 31 Agustus 2021, petugas berhasil mengamankan pelaku," ujar Wahyu, Jumat (17/9/2021).

Dari hasil pemeriksaan, keduanya sudah bekerja sama untuk bisnis haram itu selama dua bulan.

Dimana dalam sekali transaksi, keduanya mendapatkan untung mulai dari Rp 50 hingga Rp 70 ribu.

Baca juga: Tim DVI Belum Terima Data Pembanding Identifikasi Jenazah WNA Nigeria Korban Lapas Tangerang

"Mereka ini kerja sama, peran D menyediakan lokasi prostitusi di warung miliknya, sementara DN bertugas mencari wanita tuna susila serta dan pria hidung belang," ungkap Wahyu.

Bisnis ini pun dilakukan secara online menggunakan aplikasi pesan singkat.

Dalam kasus ini, petugas mengamankan dua unit handphone, uang tunai Rp 100 ribu dan alat kontrasepsi.

Kini, keduanya pun masih mendekam di Mapolsek Cisoka dan disangkakan 296 dan 506 KUHPidana tentang tindak asusila atau Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE ancaman 6 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved