Bocah Perempuan 11 Tahun di Bekasi Menjadi Korban Persetubuhan Pacar Tantenya

Bocah perempuan berusia 11 tahun berinisial SOF di Bekasi Timur, Kota Bekasi diduga disetubuhi pacar tantenya sendiri

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi Pelecehan Seksual 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Bocah perempuan berusia 11 tahun berinisial SOF di Bekasi Timur, Kota Bekasi diduga disetubuhi pacar tantenya sendiri. 

Aulia Febriana (36), kerabat korban mengatakan, kejadian berlangsung pada Rabu (8/9/2021) lalu di kediaman korban daerah Bekasi Timur

"Jadi yang jelas pelakunya pacar tantenya korban, dia sering main ke rumah," kata wanita yang Aulia saat dikonfirmasi, Sabtu (18/9/2021).

Saat kejadian, pelaku berinisial RL (29) datang ke rumah korban dengan maksud membicarakan rencana penjualan rumah dengan ibu asuh korban. 

Pelaku datang malam hari seorang diri, tante korban sedang tidak ada di rumah sehingga pelaku bertemu dengan ibu asuh korban. 

Setelah bincang-bincang selesai, ibu asuh korban masuk ke dalam kamar sementara pelaku tetap berada di ruang tamu seorang diri. 

"Pada saat kejadian tantenya enggak di rumah, awalnya dia datang membicarakan penjualan rumah," jelas dia. 

Sebelum kejadian itu, korban dengan pelaku sudah kerap berbincang melalui pesan singkat. Malam itu, kondisi rumah hanya dihuni tiga orang ; korban, adiknya berusia tiga tahun dan ibu asuh. 

"Di rumah enggak ada siapa-siapa lagi, pas ibunya masuk kamar baru dia begituin korban di ruang tamu," ucapnya. 

Korban yang masih berusia 11 tahun diduga dipaksa untuk memuaskan nafsu bejat pelaku, dia juga sempat diancam untuk tidak memberitahukan ke siapapun usai disetubuhi.

Baca juga: Tak Mau Ada Skandal Seperti di KPI, Gubernur Anies Terbitkan SE Pencegahan Pelecehan Seksual

"Jadi dia (korban) enggak boleh bilang siapa-siapa, karena dia kan biar bagaiamanapun masih masa pertumbuhan, masih anak," ucap Aulia. 

Selang beberapa hari kemudian, tante korban memergoki percakapan antara pelaku dengan korban di ponselnya. 

Dari situ, perbuatan bejat pelaku terbongkar. Korban akhirnya mau bercerita terkait perbuatan persetubuhan yang dialami. 

"Disitulah dia ketahuan, pas ketahuan dari chat (pesan) pelaku sama korban, diperiksa hp-nya dia juga sempat cerita ke teman-temannya kalau digituin (setubuhi) namanya anak-anak enggak tahu apa-apa," ucapnya. 

Kasus ini lanjut Aulia, sudah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota. Korban juga sudah divisum dan bukti chat pelaku juga sudah ditunjukkan ke polisi. 

"Sudah lapor dan sudah visum dari hari Minggu kemarin (12/9/2021), tapi sampai saat ini belum ada info lagi dari pihak kepolisian," terangnya.
 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved