Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Evaluasi PTM, Disdik Kota Bekasi Berencana Buka Kegiatan Ekstrakurikuler

Disdik Kota Bekasi berencana membuka kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) setelah hasil evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas berjalan lancar.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Negeri 2 Kota Bekasi, Senin (6/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana membuka kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) setelah hasil evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berjalan lancar.

Hal ini disampaikan Sekretaris Disdik Kota Bekasi Krisman Irwandi

Irwan mengatakan, kegiatan ekskul dibuka demi menunjang proses pembelajaran siswa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

"Kita akan melaksanakan itu (ekskul) juga, karena itu bagian penting daripada proses pembelajaran sebagai penunjang pembelajaran ekskul, contohnya pramuka sudah mulai tapi tetap dibatasi dengan regulasi surat edaran," kata Krisman, Sabtu (18/9/2021).

Pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan sekolah terkait rencana pembukaan kegiatan ekskul, nantinya akan diberikan semacam surat himbauan.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Bekasi: Jumlah Sekolah Gelar PTM Terbatas Bertambah

Di dalam surat himbauan itu, berisi teknis kegiatan ekskul di masa pandemi covid-19 agar siswa tetap nyaman menjalani aktivitas.

"Ketika nanti eskul sudah dimulai kalau bisa kita bikin surat semacam surat himbauan juga, jadi menghimbau silahkan mengadakan ekskul tetapi harus melaksanakan prokes," ucap dia.

Prokes dalam kegiatan ekskul lanjut dia, tentu saja harus disesuiakan dengan jenis kegiatannya.

Misalnya seperti basket atau ekskul olahraga lain, dapat dijalankan dengan mengurangi kapasitas dan tidak berumun.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatulah saat melakukan evaluasi dan monitoring PTM terbatas di sekolah-sekolah. 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatulah saat melakukan evaluasi dan monitoring PTM terbatas di sekolah-sekolah.  (ISTIMEWA)

"Karena kan orang kalau olahraga kaya basket misalnya, engga mungkin pakai masker lagi, jadi nanti disesuaikan," terang dia.

Hingga pekan kedua PTM terbatas di Kota Bekasi, jumlah sekolah yang sudah lebih dulu melaksanakan kegiatan tersebut berjumlah 780 sekolah.

"Totalnya SD negeri dan swasta ada 611, lalu SMP negeri dan swasta 139 sekolah yang sudah menjalankan PTM," jelas dia.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Bekasi Evaluasi PTM Terbatas di 750 Sekolah: Semua Berjalan dengan Baik

Krisman menambahkan, dalam dua pekan pelaksanaan PTM di Kota Bekasi, monitoring dan evaluasi terus dilakukan oleh tim yang terdiri dari unsur puskesmas, kelurahan, kecamatan dan Disdik.

"Terkait evaluasi yang telah kita laksanakan dari pendidikan jenjang SD dan SMP saat ini dari segi situasinya kita aman," terang dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved