Breaking News:

Pemkot Bekasi 2021

Pemkot Bekasi dan Baznas Salurkan Paket Bantuan GMB ke Masjid-masjid

Simbolis distribusi bantuan GMB dilakukan di Masjid Al-Hikmah, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu (18/9/2021).

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa/Humas Pemkot Bekasi
Penyaluran paket bantuan program Gerakan Masjid Bersih oleh Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Masjid Al-Hikmah Mustikajaya, Sabtu (18/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MUSTIKAJAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyalurkan bantuan Gerakan Masjid Bersih (GMB) Bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di masjid-masjid wilayah setempat.

Simbolis distribusi bantuan GMB dilakukan di Masjid Al-Hikmah, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu (18/9/2021).

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama perwakilan Baznas hadir dalam agenda tersebut, program ini merupakan program Baznas RI dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid di masa panen Covid-19.

"Paket bantuan kebersihan yang diberikan merupakan program bantuan dari Baznas RI, dengan sebutan program Paket Gerakan Masjid Bersih (GMB)," kata Tri.

Setiap Masjid yang terdaftar akan menerima bantuan sebanyak sepuluh paket, dan mushola akan menerima bantuan sebanyak lima paket.

Setiap paketnya terdiri atas deterjen bubuk dan deterjen cair untuk mencuci sajadah dan mukena, lalu pembersih lantai, dan cairan untuk pencuci piring.

Dalam kesempatan ini, Tri memberikan masukan ke Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hikmah agar membuat koperasi masjid berbasis syariah.

Baca juga: Kontrak Kerja Sama TPST Bantargebang Milik DKI Berakhir Oktober 2021, Pemkot Bekasi Lakukan Evaluasi

"Masjid ini berada di pinggir jalan, sangat berpotensi jika didirikan warung kopi hal tersebut bisa menjadi ladang usaha bagi warga sekitar, nanti untuk pemodalannya segera di urus perizinan pendirian koperasi berbasis syariah," ucap Tri.

Dia juga meminta pemuda di lingkungan masjid aktif dalam berkreasi dengan tetap gemar beribadah serta menghadirkan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat.

"Kita harus kasih kesempatan pada generasi muda untuk berkreasi, biarkan mereka produktif, bisa dengan memberikan mereka kebebasan berorganisasi, membuat program-program sosial, apalagi disini ada sanggar silatnya," ucapnya.

"Jadikan sanggar silat tersebut menjadi upaya pelestarian budaya buat Kota Bekasi, khususnya Warga kampung Kelapa dua Padurenan Mustikajaya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved