Breaking News:

Cerita Kriminal

Begal Bawa Senjata Tajam Berkeliaran di Bintaro Serang Pengendara, Begini Langkah Antisipasi Polisi

Aksi pembegalan di kawasan Bintaro Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), akhirnya Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, buka suara.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (9/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Setelah rentetan aksi pembegalan di kawasan Bintaro Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), akhirnya Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, buka suara.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, pada Sabtu (18/9/2021) dan Minggu (19/9/2021), komplotan begal beraksi mencari "mangsa".

Pada Sabtu dini hari, tiga remaja ditendang jatuh saat sedang berboncengan naik sepeda motor oleh empat orang kawanan begal di Bintaro Sektor 3A.

Setelah ketiganya jatuh, satu anak di antaranya, E (15), juga diserang menggunakan senjata tajam.

Sepeda motor Honda Beat merekapun dibawa kabur begal itu.

Sementara, pada Minggu dini hari, kawanan begal bersenjata tajam diperkirakan berjumlah enam orang menyerang tiga driver ojol yang sedang menunggu pesanan di Lingkar Bintaro Xchange. 

HRS (20) dan HTS (20), saudara kembar yang sama-sama driver ojol itu dibacok begal yang diperkirakan masih usia remaja.

Satu ponsel dan dompet milik HRS dibawa kabur.

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Begal Bersenjata Tajam yang Serang Driver Ojek Online di Bintaro

Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya tengah bergerak mengejar seluruh pelaku, dari kedua peristiwa pembegalan itu. 

"Untuk kejadian yang sudah terjadi, Tim Resmob Satreskrim Polres Tangsel sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) tersebut," kata Iman melalui apliaksi pesan singkat, Senin (20/9/2021).

Di sisi lain, Iman juga menyampaikan upaya antisipatif yang akan dilakukan agar pembegalan tidak berulang. 

"Untuk langkah-langkah antisipatifnya, Polres akan meningkatkan intensitas patroli preventif pada area-area rawan kejahatan."

"Sabhara Polres dan Polsek akan terus berpatroli di wilayah rawan gangguan kamtibmas dan rawan kejahatan," pungkasnya.  (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved