Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Covid-19 Melandai, Dinkes DKI Segera Alihkan RS Rujukan Layani Pasien Umum

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan bakal segera mengalihkan beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 melayani pasien umum.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ilustrasi Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 dialihkan melayani pasien umum 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan bakal segera mengalihkan beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 melayani pasien umum.

Hal ini dilakukan menyusul melandaikan kasus Covid-19 di ibu kota dalam beberapa bulan terakhir ini.

"Kami berproses secara bertahap tim sudah turun ke rumah sakit, secara bertahap kita mengembalikan beberapa RS untuk memulai layanan non-covid," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti Senin (20/9/2021).

Sebagai informasi, saat ini ada 140 rumah sakit rujukan Covid-19 yang disiapkan Pemprov DKI.

Dari jumlah tersebut, ada beberapa rumah sakit yang dikhususkan untuk penanganan Covid-19, seperti di RSUD pasar Minggu dan RSUD Cengkareng.

Baca juga: Wagub DKI Instruksikan Wali Kota Hingga RT Motivasi Warga untuk Vaksin

Artinya, kedua rumah sakit tersebut tak lagi melayani pasien umum.

Kebijakan ini dibuat guna mengantisipasi gelombang kedua pandemi Covid-19 yang mencapai puncaknya Juli 2021 lalu.

"Ada beberapa tindakan efektif yang kemarin sempat tertunda, bisa kita mulai lagi untuk dilakukan di rumah sakit," ujarnya di Balai Kota.

Koordinasi dengan rumah sakit vertikal dan pemerintah pusat atau dalam hal ini Kementerian Kesehatan pun terus dilakukan Pemprov DKI.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Terus Menurun, Wagub DKI Ingatkan Potensi Bertambahnya Penyebaran

"Kami terus berkoordinasi dengan teman-teman di tingkat pusat dan juga asosiasi rumah sakit swasta yang ada di DKI," tuturnya.

Sebagai informasi, tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 di DKI sudah berada di angka 9 persen.

Sedangkan, BOR di ruang Intensive Care Unit (ICU) berada di kisaran 20 persen.

Baca juga: Wagub DKI Berharap Kebijakan Ganjil Genap Bisa Antisipasi Kerumuman di Tempat Wisata

Angka kasus aktif Covid-19 atau jumlah pasien yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi di rumah pun terus menurun.

Pada 19 September kemarin, Dinas Kesehatan DKI mencatat, kasus aktif hanya berkisar di angka 2.879 kasus.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved