Pemkot Bekasi 2021

Tiga Tahun Kepemimpinan Pepen dan Mas Tri, Wali Kota Bekasi: Mari Jaga Keharmonisan

Hari ini 20 September 2021, genap tiga tahun kepemimpinan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Tri Adhianto.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa/Humas Pemkot Bekasi
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi saat gelar apel peringatan tiga tahun kepemimpinan di Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (20/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Hari ini 20 September 2021, genap tiga tahun kepemimpinan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Tri Adhianto.

Peringatan tiga tahun kepemimpinan Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi dan Mas Tri, sapaan akrab Tri Adhianto dilakukan secara sederhana.

Bertempat di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, apel peringatan tiga tahun kepemimpinan Pepen dan Mas Tri dilakukan.

Pepen mengatakan, perjalanan tiga tahun memimpin Kota Bekasi di periode keduanya dipenuhi dengan berbagai tantangan.

"Di 3 tahun kepemimpinan kami selalu bekerja sesuai dengan porsi kerja keras yang menghasilkan kerja yang sangat luar biasa" kata Pepen, Senin (20/9/2021).

Dia bercerita, ketika baru dilantik sebagai Wali Kota dan Tri Adhianto sebagai Wakil Wali Kota, Kota Bekasi tengah dalam masa peralihan setelah sempat dipimpin oleh Penjabat Wali Kota.

Baca juga: Pemerintah Kota Bekasi Refocusing Anggaran Bayar Insentif Nakes Periode 2021

Keungan Kota Bekasi pada fase ini tidak dalam keadaan baik, APBD 2018 mengalami guncangan hingga disebut turbulensi karena rendahnya pendapat asli daerah yang diserap.

Di bawah tongkat kendali, Pepen dan Mas Tri berupaya keluar dari fase genting. Hingga pada 2019 Kota Bekasi keluar dalam goncangan APBD.

"Saya berdua bersama Mas Tri, ucapkan terima kasih kepada semua jajaran yang terlibat telah membantu menyelesaikan goncangan hebat pada masa lalu, dan berhasil mengembalikan agar tidak take down lagi APBD 2019," jelas dia.

Usai keluar dari permasalahan APBD di 2019, Kota Bekasi harus merasakan banjir besar di awal 2020. Selama dua bulan, seluruh aparatur bekerja keras untuk bersama-sama warga bangkit dari bencana.

"Hingga sampai malam para aparatur memasang alat penyedot pipa yang dari perumahan dialirkan ke sungai kembali," ucapnya.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi bersama direksi PT BPRS Patriot di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Senin (13/9/2021).
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi bersama direksi PT BPRS Patriot di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Senin (13/9/2021). (Humas Pemkot Bekasi)

Lalu pada Maret 2021, bencana yang hingga kini belum berakhir yakni pandemi Covid-19 melanda seluruh wilayah Indonesia.

Kota Bekasi dinyatakan darurat siaga Covid-19 dan pada 29 Maret 2021, dinyatakan siaga bencana karena ditemukan satu keluarga di wilayah Jatisampurna ada terindikasi positif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved