Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wagub DKI Instruksikan Wali Kota Hingga RT Motivasi Warga untuk Vaksin

Pemprov DKI Jakarta imbau berbagai pihak bersinergi untuk memotivasi warga Ibu Kota yang belum divaksin.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Suasana vaksinasi yang diselenggarakan Lanud Halim Perdanakusuma di Gedung Serbaguna Graha Garda Dirgantara, Jakarta Timur selama dua hari, Selasa (7/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta imbau berbagai pihak bersinergi untuk memotivasi warga Ibu Kota yang belum divaksin.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menambah target vaksinasi dari 8,8 juta menjadi 11 juta warga yang divaksin.

Lantaran masih adanya warga yang belum divaksin, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak seluruh pihak hingga satgas di tingkat RT untuk saling bersinergi.

"InsyaAllah dalam beberapa pekan kita akan selesaikan 11.426.456 sebagai target baru bagi Jakarta. yang penting bagi warga Jakarta khususnya yang belum vaksin segerakan RT, RW setempat akan membantu. Kami minta seluruh jajaran Wali Kota, camat, lurah, RT, RW hingga satgas di tingkat rendah membantu mendorong memotivasi keluarga Jakarta mendapatkan vaksin sesuai ketentuan yang ada," jelasnya di Balai Kota, Senin (20/9/2021).

Berdasarkan update data terbaru, kata Riza angka kesembuhan meningkat 95,1 persen dan Bed Occupancy Ratio (BOR) turun di 9 persen.

Sementara untuk masyarakat yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 10.232.364. Untuk dosis kedua sebanyak 7.407.335. Sehingga jumlahnya masyarakat yang telah mendapatkan dosis pertama dan kedua menjadi 17.639.699 dosis.

Baca juga: Cerita Pengalamannya Disuntik Dosis 2 Vaksin Covid-19, Anies: Sekarang Lebih Aman Kalau Ketemu Orang

"Update hari ini positifnya 155. Angka kesembuhannya meningkat 95,1%, tempat tidur turun di 9%. ICU turun di 20%," jelasnya.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyetujui perkataan Riza.

Menurutnya, faktor lain yang menjadi percepatan vaksinasi yakni dengan adanya sinergitas antar berbagai pihak.

"Bagaimana percepatannya yaitu tentu perlu penguatan bersama jajaran masyarakat dan tokoh-tokoh setempat yaitu melalui RT, RW. Ada beberapa faktor pertama memang masih takut atau khawatir disuntik, alasannya komorbid tertentu, tentu ini kita jelaskan bahwa kita mempunyai banyak pilihan vaksin yang relatif lebih aman dan yang kita khawatitkan apakah yang punya komorbid tertentu tadi akan terbentuk imunitas, ini tentu yg harus kita pastikan," jelasnya.

Selain itu, ia menuturkan saat ini Pemprov DKI telah memastikan bahwa layanan vaksinasi merata si semua tempat.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved