Cerita Kriminal
Cuma Iseng, Pernyataan Enteng Geng Bocah Bau Kencur 4 Kali Begal Pengendara di Bintaro
Riza mengatakan motif komplotan bocah yang beraksi begal di wilayahnya hanya karena iseng.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pernyataan mencengangkan disampaikan Kapolsek Pondok Aren, Kompol Riza Sativa, pada konferensi pers kasus begal di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Selasa (21/9/2021).
Berdasarkan penyelidikan, Riza mengatakan motif komplotan bocah yang beraksi begal di wilayahnya hanya karena iseng.
Para pelaku begal yang sudah ditangkap masih anak bau kencur, RDS (17), AFA (14), FGA (17) dan CFR (14). Sedangkan, ada dua orang lain yang masih dalam pengejaran.
"Motifnya iseng, kemudian mengajak bertemu temannya, kumpul-kumpul kemudian mengajak tindakan tersebut (begal)," kata Riza.
Riza tidak terlalu jelas menyebutkan hasil perampasan begal tersebut dipakai untuk apa. Namun menurutnya, seluruh hasil perampasan dijual.
"Untuk keperluan sendiri untuk mereka," kata Riza.
Baca juga: Dalam 3 Malam Terjadi 4 Pembegalan di Bintaro, Pelakunya 4 Anak Bau Kencur
Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan, para pelaku merupakan geng bermain.
"Kelompok bermainnya mereka. Jadi kumpul-kumpul mereka lalu kemudian kejahatannya bersama sama dengan teman-teman kumpulnya," kata Iman.
Keempatnya kini berstatus tersangka atas jeratan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 170 KUHPidana tentang pengeroyokan.
"Ancaman pidana maksimalnya 12 tahun penjara. Saat ini pelaku dalam proses penyidikan di Unit Reskrim Polsek Pondok Aren," kata dia.
Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, dalam kurun waktu tiga hari, keempat pelaku anak itu melakukan aksi pembegalan sebanyak empat kali.
Pembegalan pertama terjadi di Jalan Tegal Rotan, samping gerai cuci mobil Ciko Wash, Pondok Jaya, Pondok Aren, pada pukul 03.30 WIB, Jumat (17/9/2021).
Satu orang korban dibacok, dan mengalami kerugian sekira Rp 2,6 juta karena sepeda motornya dirusak.
Sedangkan, masih di hari yang sama, sekira pukul 04.00 WIB, komplotan yang sama beraksi lagi di Jalan Boulevard Bintaro Jaya seberang gerai Burger King, Parigi, Pondok Aren.
Pada pembegalan kali kedua Jumat dini hari itu, tidak ada korban luka, hanya sepeda motor yang dirusak dengan kerugian Rp 45 ribu.
Baca juga: Polisi Tangkap 4 Begal Bersenjata Tajam yang Serang Driver Ojek Online di Bintaro
Sementara, keesokan harinya, pukul 02.00 WIB Sabtu (18/9/2021), pelaku beraksi di Jalan Bintaro Utama, Sektor 3A, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren.
Satu anak berusia 15 tahun dibacok, dan sepeda motor Honda Beatnya dibawa kabur.
Terakhir, rentetan tindak kriminal bersenjata tajam itu terjadi di Lingkar Bintaro Xchange, Pondok Jaya, Pondok Aren, pada pukul 03.00 WIB, Minggu (19/9/2021).
Korban merupakan tiga orang driver ojek online, yang dua di antaranya, HRS dan HTS (20), saudara kembar.
Saudara kembar itu sama-sama menerima bacokan senjata tajam, namun hanya ponsel dan dompet HRS yang dibawa kabur komplotan begal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kompol-riza-sativa-kapolsek-pondok-aren.jpg)