Breaking News:

Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2021, Polisi Tindak 2.560 Pelanggar: Mayoritas Lawan Arus

Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, terdapat 2.560 pelanggar lalu lintas pada hari pertama Operasi Patuh Jaya 2021.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
ILUSTRASI Sejumlah pengendara motor melawan arus di depan Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menindak ribuan pengendara pada hari pertama Operasi Patuh Jaya, Senin (20/9/2021).

Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, terdapat 2.560 pelanggar lalu lintas pada hari pertama Operasi Patuh Jaya 2021.

Argo mengungkapkan, pelanggaran didominasi oleh pekerja yaitu sebanyak 1.632 pengendara.

"Kemudian 403 pelanggar adalah pelajar atau mahasiswa dan 447 sopir angkutan umum," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/9/2021).

Dari 2.560 pelanggar, lanjut Argo, mayoritas merupakan pengendara roda dua yaitu sebanyak 2.229 orang.

"Kendaraan pribadi roda empat 214 dan angkutan umum sebanyak 113," ujar dia.

Baca juga: Razia Gabungan Operasi Patuh Jaya Mulai Senin 20 September, Lengkapi Surat Kalau Tak Mau Ditilang

Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan yaitu pengendara yang melawan arus.

"Knalpot tidak standar 80 pelanggar, rotator 4, lawan arus 544, rambu larang parkir 347, masuk jalur busway 202, ganjil genap 6, tidak memakai helm 333, dan pelanggaran lainnya sebanyak 1.044," ungkap Argo.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved