Breaking News:

Ini Pemenang Sayembara Desain Tugu Pamulang, Ada Motif Tolak Bala

Pemenangnya adalah, Dedi Kurniadi sebagai ketua dan Oma Marta Wijaya, dengan nomor peserta TGP0655.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Pemprov Banten
Desain pemenang sayembara desain tugu Pamulang, Selasa (21/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Pemenang sayembara desain Tugu Pamulang yang akan diganjar total hadiah Rp 20 juta sudah ditentukan.

Dari keterangan tertulis yang diterima TribunJakarta.com hari ini, Selasa (21/9/2021), pemenangnya adalah, Dedi Kurniadi sebagai ketua dan Oma Marta Wijaya, dengan nomor peserta TGP0655.

Dedi dan Oma adalah satu di antara 1.013 pendaftar, dan satu dari 190 pendaftar yang mengirimkan karya.

Seperti sudah disyaratkan sejak awal, keputusan dewan juri yang terdiri dari Agung Nugraha (arsitek), Eden Gunawan (Ketua PII Wilayah Banten) dan Mufti Ali (budayawan dan seniman), adalah mutlak.

Baca juga: Rebutkan Rp 20 Juta, 1.013 Warga Banten Ikut Sayembara Desain Tugu Pamulang

Dalam rilis pemanang sayembara tersebut disebutkan sejumlah detail ornamen desain tugu, lengkap dengan filosofinya.

Ornamen pada karya desain mencerminkan budaya di wilayah tersebut.

Kondisi Tugu Pamulang di Bundaran Pamulang, Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Tangsel, Rabu (14/4/2021).
Kondisi Tugu Pamulang di Bundaran Pamulang, Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Tangsel, Rabu (14/4/2021). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Ornamen Motif Mandalika Batik Banten merepresentasikan karakter Pangeran Arya Mandalika yang arif, kuat, sekaligus lemah lembut dan rendah hati.

Ornamen Motif Tumpal Batik Betawi simbolkan keselarasan kosmik dan spiritual serta diyakini sebagai penolak bala.

Baca juga: Sayembara Berhadiah Rp 20 Juta, Pemprov Banten Ingin Desain Tugu Pamulang Simpel dan Bermakna

Sedangkan bentuk perahu dan ombak, merupakan adaptasi dan illustrasi Pelabuhan Karangantu yang merepresentasikan kejayaan maritim Kesultanan Banten pada masal lalu.

Melalui sayembara ini, Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH), berusaha menjaring partisipasi dan aspirasi warga masyarakat.

“Kompetisi terbuka mengenai ide atau gagasan desain ini memberikan kesempatan kepada publik untuk berpartisipasi dalam menghasilkan desain-desain yang inovatif dan terbaik,” ungkap Gubernur WH.

Baca juga: Babak Baru Tugu Pamulang, Batal Dibongkar, Sayembara Tertunda Hingga Hadiahnya yang Kecil

Sayembara dengan total hadiah Rp 20 juta ini, pendaftarannya dibuka pada tanggal 10 - 17 Agustus 2021. Pengumpulan karya pada 17 Agustus - 10 September 2021. Untuk penjurian dilakukan pada 10 September – 16 September 2021.

Demi menjaga hak cipta dan orisinalitas desain pemenang sayembara, dewan juri membuka masa sanggah hingga tanggal 26 September 2021.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved