Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Jakarta Uji Coba Pembukaan Mal untuk Anak di Bawah Usia 12 Tahun, Begini Respons Wagub

Ahmad Riza Patria beri respon positif terkait dibukanya pusat perbelanjaan bagi anak di bawah usia 12 tahun.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria beri respon positif terkait dibukanya pusat perbelanjaan bagi anak di bawah usia 12 tahun. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria beri respon positif terkait dibukanya pusat perbelanjaan bagi anak di bawah usia 12 tahun.

Setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Ibu Kota masih berada di level 3.

Kabar baiknya, Jakarta menjadi satu diantara lima kota yang akan melakukan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan untuk anak di bawah usia 12 tahun.

Merespon positif, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan ini sebagai tanda bahwa Ibu Kota semakin membaik.

"Ya alhamdulillah berarti itu tandanya Jakarta semakin baik, semakin aman, Covidnya semakin turun," jelasnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).

Lebih lanjut, Riza menuturkan peran orangtua sangat penting dalam kondisi seperti ini.

Pengawasan terhadap anak-anak terkait protokol kesehatan tetap menjadi perhatian penting bagi para orangtua.

Baca juga: Luhut: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 4 Oktober, Pintu Masuk WNA Dibuka dengan Karantina Ketat

"Y tentu harus tanggung jawab orangtua dijaga, sedapat mungkin sekali lagi tempat yang terbaik apalagi bagi anak-anak dan orangtua aalah di rumah. Semuanya juga yang lebih baik di rmh, terlebih lagi bagi anak-anak dan orangtua," jelasnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas keluar dan tetap berada di rumah.

Mengingat pelonggaran yang ada, semakin berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19 lantaran interaksi antar individu dan masyarakat semakin meningkat.

"Jadi kami minta tetap di rumah, justru dimasa pelonggaran ini potensi orang keluar rumah meningkat, potensi kerumunan meningkat, pada akhirnya potensi interaksi dapat meningkat dan pada akhirnya potensi orang tertular juga bisa meningkat. Jadi justru saat-saat sekarang harus lebih ketat disiplin diri, hindari kerumunan, berada di rumah tempat terbaik," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved