Breaking News:

Jaksa Cabut Banding Kasus Penyelundupan Harley Davidson oleh Mantan Bos Garuda Indonesia

surat akta pencabutan banding kasus motor mewah tersebut sudah diserahkan jaksa ke Pengadilan Tinggi Banten pada 9 Agsutus 2021.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Ega Alfreda
Mantan Direktur Utama Maskapai Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tangerang pada Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang mencabut berkas banding perkara yang menyangkut mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

Seperti diketahui, pria yang akrab disapa Ari Askhara tersebut tersandung kasus kepabeanaan berupa penyelundupan suku cadang motor Harley Davidson dari Perancis.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Sobrani Binsar menjelaskan kalau pihaknya sudah memikirkan secara matang soal pencabutan banding.

"Pertimbangan dicabutnya banding itu berdasarkan kajian matang oleh kami terhadap perkara tersebut," jelas Sobrani saat dihubungi, Selasa (21/9/2021).

Menurutnya, surat akta pencabutan banding kasus motor mewah tersebut sudah diserahkan jaksa ke Pengadilan Tinggi Banten pada 9 Agsutus 2021.

Pasalnya, jaksa menganggap kalau vonis yang diberikan kepada Ari Askhara sudah sesuai dengan tuntutan.

Terlebih, kata Sobrani, Ari Askhara sudah membayar denda sebesar Rp 300 juta yang diberikan oleh hakim ketua saat sidang putusan.

"Betul jadi terdakwa (Ari Askhara) sudah membayar pidana denda Rp 300 juta para tanggal 14 September," sambungnya.

Baca juga: Eks Bos Garuda Indonesia Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pikir-pikir untuk Banding

Selain itu, pasal yang diputus oleh hakim dinilai sudah sesuai dengan pasal dalam dakwaan jaksa penuntut umum.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved