Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kapolri Sebut Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Sudah Diangka 1.900

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan kalau kasus harian Covid-19 di indonesia sudah sangat melandai.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau vaksinasi dari alumni Akabri 1998 untuk 4.000 warga Kabupaten Tangerang, Selasa (21/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan kalau kasus harian Covid-19 di indonesia sudah sangat melandai.

Terhitung, kasus harian pada Senin (20/9/2021), Sigit mengatakan kasus harian Covid-19 di Indonesia menyentuh angka sekira 1.900.

"Alhamdulillah angka laju Covid-19 perlahan sudah membaik dan kasus harian kemarin masuk angka 1.900. Dan ini tentunya merupakan hal kita patut syukuri," kata Sigit di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (21/9/2021).

Padahal, lanjutnya, pada pertengahan Juli 2021 kemarin Indonesia berada dalam keadaan paling terpuruk.

Bagaimana tidak, angka hariannya pada medio Juli 2021 tercatat ada sekira 56 ribu kasus harian positif Covid-19.

"Kita pernah di bulan Juli itu sampai 56 ribu kasus hariannya," kata Sigit.

Kemudian, Bed Occupancy Rate (BOR) nasional pada pertengahan Juli 2021 bisa di atas 90 persen.

Baca juga: Bantu Perbanyak Ketersediaan Oksigen di Masa Pandemi Covid-19, Kapolri Sebar 10 Truk Iso Tank

Tapi, menurut Sigit, untuk saat ini BOR nasional sudah turun drastis sampai di bawah 15 persen.

"BOR alami penurunan yang pada pertengahan Juli situasi seluruh rumah sakit BOR di atas 90 persen, sekarang BOR angka 11 persen jadi tentunya merupakan hasil kerja keras," jelas Sigit.

Menurutnya, hal tersebut merupakan percepatan dari vaksinasi Covid-19 yang dikebut secara nasional.

Seperti yang dilakukan oleh vaksinasi massal se-Indonesia yang dilakukan oleh Nawahasta Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1998.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan, Nawahasta Akabri tahun 1998 menggelar vaksinasi massal se-Indonesia untuk masyarakat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Gedung Sarana Olahraga Universitas Indonesia, Kamis (12/8/2021).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Gedung Sarana Olahraga Universitas Indonesia, Kamis (12/8/2021). (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Untuk di Kabupaten Tangerang, Nawahasta memberikan 4.000 dosis untuk hari ini, Selasa (21/9/2021).

Sementara, vaksin dari Nawahasta Akabri tahun 1998 sudah berjalan selama satu pekan ke belakang untuk 34 provinsi di Indonesia.

"Bentuk kegiatan serbuan vaksinasi dan dilaksanakan di 34 provinsi dan hal ini sangat baik dalam mendukung percepatan vaksinasi kepada 10 ribu seluruh nusantara di provinsi," ungkap Hadi.

Baca juga: Alasan Kapolri Beri Izin Liga 1 dan 2 2021, Simak Syarat Bagi Pemain Hingga Penyelenggara

Dikesempatan yang sama, Presiden Direktur PT. Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata mengatakan, untuk saat ini sebanyak 4.000 masyarakat yang akan mendapatkan vaksinasi sinovac.

Dimana, memang Citra Raya telah menjadi vaksin center.

"Hari ini target 4 ribu dengan 20 tim vaksinasi. Alhasil kita pun harap dengan keterlibatan kami khususnya menyediakan tenaga dan lokasi, bisa mempercepat proses vaksinasi di Tangerang yang masuk dalam wilayah aglomerasi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved