Breaking News:

Larangan Memajang Bungkus Rokok di Depan Umum, Wagub DKI: Banyak Perokok yang Mendukung

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebut banyak perokok dukung Seruan Gubernur Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ilustrasi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebut banyak perokok dukung Seruan Gubernur Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebut banyak perokok dukung Seruan Gubernur Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok.

Seperti diketahui, Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok masih menjadi polemik di masyarakat.

Sejumlah pengusaha rokok menolak adanya larangan memajang kemasan bungkus rokok di depan umum.

Baca juga: Ngamuk Tahu 2 Terdakwa Kasus Narkoba Santai Merokok Saat Sidang, Hakim: Siapa yang Ngasih Rokok Itu?

Namun, Riza menilai hal ini merupakan suatu kewajaran. Bahkan ia menyebut banyak perokok yang mendukung apa yang dilakukan Pemprov DKI ini.

"Wajar ada pro kontra tapi kalau mau jujur di media sosial lebih banyak yang mendukung kan termasuk yang perokok banyak yang mendukung," kata Riza di Balai Kota, Senin (20/9/2021) malam.

Banyaknya dukungan ini tak terlepas dari faktor kesehatan tiap individu dan juga lingkungan.

Baca juga: Satpol PP Jakarta Timur Tertibkan Iklan Rokok di Minimarket Hingga Warung Kelontong

"Ini untuk kesehatan bangsa, anak-anak, kesehatan masa depan bangsa kita semua," lanjut Politisi Gerindra ini.

Selain itu, beberapa waktu lalu, Riza juga memberikan tanggapannya terkait sejumlah warung atau toko yang menjual rokok kepada anak dibawah usia 12 tahun.

Ia menyebut terkait penjualan rokok sudah ada aturannya.

Baca juga: Seruan Gubernur DKI Terkait Pemajangan Rokok Dinilai Semakin Menekan IHT dan Sektor Ritel

"Kan sudah ada Perdanya. Nanti bagi toko warung yang menjual rokok bagi anak di bawah umur sudah aturan bakal didenda Rp50 juta. Rokok ada aturannya, ada Perda tidak boleh bagi anak-anak dan dibatasi tempatnya," ungkapnya.

Sebagai informasi, Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok ini diterbitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Juli 2021 lalu.

Dalam aturan ini disebutkan bahwa ada larangan memajang kemasan bungkus rokok atau zat aditif di muka umum.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved