Breaking News:

Pengabdian Dosen FIS UNP Melaui Pemberdayaan dan Pembinaan Kehidupan Keagamaan di Pesisir Selatan

pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan kegiatan pemberdayaan dan pembinaan kehidupan keagamaan di Kanagarian Sungai Nyalo Mudiak Aia

Editor: Wahyu Aji
Dosen Fakultas Ilmu Sosial UNP melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan kegiatan pemberdayaan dan pembinaan kehidupan keagamaan di Kanagarian Sungai Nyalo Mudiak Aia, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan kegiatan pemberdayaan dan pembinaan kehidupan keagamaan di Kanagarian Sungai Nyalo Mudiak Aia, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan melakukan pembekalan terhadap kader da’I dan memberdayakan potensi sumber daya lokal di bidang keagamaan.

Potensi sumber daya keagamaan masyarakat lokal terdiri dari orang-orang yang ditokohkan oleh masyarakat atau mau mengambil peran aktif atau berpotensi untuk diaktifkan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan.

Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan pada Hari Minggu, 5 September 2021, bertempat di Kantor Wali Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia yang diikuti oleh para remaja calon da’I dan ibu-ibu majlis ta’lim Kenagarian Sungai Nyalo Mudiak Aia.

Kegiatan ini dibantu oleh dosen-dosen Jurusan Ilmu Agama Islam Fakultas Ilmu Sosial UNP. Di antaranya Wirdati, Rengga Satria dan Ahmad Kosasih yang merupakan dosen Jurusan Ilmu Agama Islam yang sangat aktif dalam kegiatan dakwah di RRI, stasiun TV dan di tengah-tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Dr. Siti Fatimah, M.Pd.

Saat menyampaikan materi, Siti Fatimah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen UNP dan Jurusan Ilmu Agama Islam (Prodi Pendidikan Keagamaan Islam) Fakultas Ilmu Sosial khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat di Sumatera Barat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menstimulasi lahirnya spirit calon muballig, da’I dan kader dakwah dengan nilai-nilai serta daya spiritual yang baik.

Ketua tim pengabdian Ahmad Rivauzi, menjelaskan bahwa dimensi spiritual keagamaan memainkan peran yang sangat strategis dalam membentuk enam kualitas karakter yaitu kualitas spiritualitas tauhid, pembelajar, kreatif, kolaboratif, bertanggung jawab (takwa), dan karakter syakirin.

Kualitas karakter ini merupakan syarat pending yang harus dimiliki oleh kader ummat dan muballig bahkan untuk tetap bisa survive pada perubahan dan mampu menciptakan perubahan- perubahan.

Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat Sungai Nyalo Mudiak Aia. Wali Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Marjam dan pemuka masyarakat Dion mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan pembekalan khatib dan imam shalat jumat, begitu juga dengan keterampilan penyelenggaran jenazah.

Pembekalan dan pelatihan akan merangsang dan memotivasi masyarakat untuk ikut ambil peran dalam kegiatan keagamaan terutama shalat jumat dan ibadah ritual lainnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved