Breaking News:

Duduk Perkara Penyekapan Dua Pria di Duren Sawit, Berawal dari Dana Investasi

Kasus penyekapan disertai penganiayaan dua pria berinisial M dan A di Duren Sawit, Jakarta Timur berakhir damai.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Makmur dan Ashari saat diamankan di satu rumah Jalan Mawar Merah, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (20/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Kasus penyekapan disertai penganiayaan dua pria berinisial M dan A di satu rumah wilayah Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur berakhir damai.

Korban yang merupakan kakak beradik sepakat tidak melaporkan empat pelaku penganiaya berinisial M, I, R, dan N yang membuat mereka mengalami luka memar di bagian mata.

Paur Min Ops Unit Reskrim Polsek Duren Sawit Ipda Tatan mengatakan kasus penganiayaan dipicu masalah investasi bisnis pengolahan biji plastik yang dijalankan M.

Pada tahun 2019 silam M menerima uang dalam jumlah besar dari sejumlah investor, di antaranya dari empat pelaku penganiaya M, I, R, dan N yang sempat diamankan di Mapolsek Duren Sawit.

"Ternyata setahun ke belakang (M) lost contact, enggak bisa dihubungin. Setelah dilakukan pencarian (oleh investor), akhirnya ketemu di daerah Bekasi rumahnya," kata Tatan saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (21/9/2021).

Saat bertemu di kawasan Setu, Kabupaten Bekasi pada Minggu (19/9/2021) sore, para investor sepakat membawa M dan A ke pihak kepolisian guna melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Tapi setibanya di satu rumah investor yang berada di wilayah Kelurahan Pondok Kopi, muncul usul agar kasus diselesaikan secara musyawarah dengan syarat M mengembalikan seluruh uang.

"Jadi para investor sebagian teman-teman SMA M. Karena ada pembicaraan seperti itu, akhirnya enggak jadi dilaporkan ke polisi masalah penipuan penggelapannya. Setelah itu dibuatkan pernyataan," ujarnya.

Tatan menuturkan proses musyawarah terkait kasus penggelapan dana investasi berjalan mulus karena M menyatakan setuju membuat surat pernyataan mengganti uang investasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved