Heboh Dinar Candy

Kasus Pornografi Dinar Candy Protes PPKM Pakai Bikini, Polisi Kirim Berkas Perkara ke Kejaksaan 

Polisi telah melengkapi berkas perkara kasus dugaan pornografi dengan tersangka Dinar Candy.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
DJ Dinar Candy di rumahnya, kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan -Polisi telah melengkapi berkas perkara kasus dugaan pornografi dengan tersangka Dinar Candy. 

"Sempat viral dan ramai. Kemudian kami kepolisian dalam hal ini Polres Jakarta Selatan segera menyikapi pemberitaan atau gambar video yang viral. Memang (aksi protes dilakukan) saudari inisial DC alias DM," kata Yusri di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (5/8/2021).

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan Dinar Candy.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Dinar Candy diketahui sedang berada di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Baca juga: Dinar Candy Datangi Polres Jakarta Selatan, Jalani Wajib Lapor: Masih Syok, Belum Bisa Makan 

"Tim berhasil mengamankan DM alias DC di sekitar Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan pada saat yang bersangkutan baru keluar dari kediaman temannya sekitar pukul 21.30," ungkap Yusri.

Setelahnya, jelas Yusri, polisi segera membawa Dinar Candy ke Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk diperiksa.

"Kemudian yang bersangkutan kita amankan, kita bawa ke Polres Jakarta Selatan untuk diambil keterangan tersangkut adanya video yang viral di medos dan salah satu akun milik DM alias DC ini," ujar dia.

Sebelum diperiksa, Dinar Candy lebih dulu menjalan tes urine. Selain itu, polisi juga melakukan tes swab antigen guna memastikan Dinar Candy tidak terpapar Covid-19.

Dinar Candy. Polisi akhirnya menetapkan selebriti Dinar Candy sebagai tersangka setelah aksinya berbikini di pinggir jalan.
Dinar Candy. Polisi akhirnya menetapkan selebriti Dinar Candy sebagai tersangka setelah aksinya berbikini di pinggir jalan. (Dok via Tribunnews)

"Masuk ke sini kita lakukan protokol kesehatan. Kita swab antigen yang bersnagkutan, hasilnya negatif," kata Yusri.

"Juga kami tes urine terhadap yang bersangkutan, hasilnya negatif. Biasanya kan kita harus cek dengan prosedur yang ada pada masa Covid-19 ini," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved